Jumat, 30 Januari 2015

ASURANSI

PRUlink assurance account

PRUlink assurance account adalah produk asuransi jiwa terkait investasi dengan pembayaran premi secara berkala yang memberikan fleksibilitas dimana memungkinkan Anda untuk sewaktu-waktu mengubah jumlah pertanggungan, premi serta cara pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bahkan anda juga bisa menambahkan produk asuransi tambahan seperti :
-rawat inap
-kecelakaan atau kondisi kritis.

Anda bisa memilih satu atau kombinasi dari 8 jenis dana investasi yang tersedia, dan dapat mengubah kombinasi dana investasi sewaktu-waktu. Manfaat Manfaat Tambahan Bancassurance PRUlink assurance account (PAA) juga dikenal dengan nama sebagai berikut di mitra kami: Citibank : ULTIMATElink assurance account Permata Bank : PRESTIGElink assurance account Bank Rakyat Indonesia : PROVESTARAassurance link Bank UOB Indonesia : BUILDERassurance account Brosur PRUlink assurance account

Kamis, 29 Januari 2015

MENGEVALUASI KESEHATA KEUANGAN

Apa saja yang telah Anda lakukan untuk keuangan Anda?

Mengevaluasi kesehatan keuangan adalah hal paling mendasar yang wajib Anda lakukan sebelum mulai berinvestasi. Seseorang yang sehat secara finansial, umumnya tahu kondisi aset dan utangnya, mampu untuk selalu bayar cicilan utang tepat waktu, dan tahu bagaimana cara menggunakan aset dan sisa arus kas untuk mencapai berbagai keinginan dalam hidup. 

Cara termudah untuk mengetahui kesehatan keuangan adalah dengan melakukan financial check up. Proses ini bisa dikerjakan sendiri atau pun bisa dengan konsultasi bersama seorang perencana keuangan. Anda akan diajak untuk menghitung ulang jumlah aset dan jumlah utang yang dimiliki saat ini. Selain itu, Anda juga akan diminta untuk membeberkan berapa jumlah penghasilan yang diterima setiap bulan dan ke mana saja larinya penghasilan tersebut.

Ada lima area yang harus Anda perhatikan untuk menentukan seberapa sehat keuangan Anda, dan seberapa dekat Anda dalam mencapai berbagai keinginan dalam hidup.

Pertama, dana darurat.

Setiap orang wajib punya dana darurat setidaknya 3 kali pengeluaran rutin bulanan. Jadi, kalau tiap bulan perlu Rp 5 juta untuk hidup, maka jumlah dana darurat minimal adalah Rp 15 juta. Meski demikian, saya sangat sarankan Anda untuk menargetkan 12 kali pengeluaran rutin bulanan, mengingat kondisi ekonomi global yang masih kurang menentu.

Dana darurat ini harus berbentuk aset likuid dan nilainya tidak turun, seperti tabungan, deposito, dan reksadana pasar uang. Jika saat ini tidak punya dana darurat, mulailah menyisihkan 10% dari penghasilan, sedikit demi sedikit hingga hasil ideal tercapai.

Kedua, utang.

Jumlahkan semua pembayaran minimum tagihan utang Anda. Ini termasuk kartu kredit, kredit kendaraan, kredit perumahan, dan kredit dana tunai. Jumlah total pembayaran segala cicilan utang Anda tidak boleh melebihi 35% dari penghasilan rutin bulanan. Khusus untuk cicilan kredit perumahan, porsinya tidak bisa melebihi 30% dari penghasilan rutin bulanan.

Misalkan, gaji bulanan Rp 10 juta, maka maksimal cicilan adalah Rp 3 juta. Jika cicilan Anda melebihi itu, Anda harus kerja ekstra membayar pokok utang agar cicilan per bulan bisa turun. Jangan lupa diversifikasi
Ketiga, pundi-pundi pensiun.

Siapkan masa depan Anda dengan mulai berinvestasi untuk dana pensiun. Percaya atau tidak, Anda pasti akan mengalami masa penurunan produktivitas. Untuk Anda yang karyawan, pasti akan pensiun.
Untuk Anda yang punya bisnis, ada masanya meneruskan bisnis ke anak. Merencanakan dana pensiun sangat vital untuk Anda yang tidak rela punya gaya hidup yang menurun di masa depan.

Coba periksa berapa banyak dari penghasilan sekarang yang disisihkan untuk investasi pensiun. Anda yang karyawan, umumnya telah menyisihkan 8% dari gaji dalam bentuk JHT Jamsostek dan produk DPLK. Tapi, nilai ini tidak cukup! Usahakan untuk menyisihkan 10% dari penghasilan ke produk investasi yang sesuai untuk dana pensiun. Jika ada bonus atau THR, Anda bisa gunakan momentum ini untuk menambal kekurangan investasi di bulan-bulan sebelumnya.

Keempat, pundi-pundi pendidikan.

Di Indonesia, biaya pendidikan menjadi ketakutan terbesar banyak orangtua. Bagaimana tidak, dengan kenaikan biaya pendidikan yang rata-rata bisa mencapai 15% per tahun, Anda tidak bisa trial and error dalam mempersiapkan masa depan si buah hati.

Pastikan Anda sudah menghitung berapa kebutuhan dana pendidikan anak Anda dan Anda sudah berinvestasi untuk mencapainya. Ingat, saya minta Anda berinvestasi, bukan berasuransi untuk menambah saldo dana pendidikan.

Kelima, asuransi.

Melindungi nilai aset dan nilai ekonomis jiwa Anda sangatlah penting. Satu kejadian sakit keras atau musibah yang dapat melenyapkan rumah, dapat menghancurkan kesehatan keuangan Anda.
Jika Anda punya tanggungan (anak, orangtua, atau saudara), maka punya asuransi jiwa murni menjadi wajib untuk Anda. Proteksi diperoleh dengan asuransi, menambah jumlah kekayaan yang diperoleh dengan menabung dan berinvestasi.

Evaluasi kebutuhan proteksi Anda, dan pastikan Anda punya asuransi yang benar-benar dibutuhkan oleh keluarga Anda. Keenam, diversifikasi kekayaan. Mari evaluasi aset, dana pensiun, dan dana pendidikan Anda. Apakah aset Anda terdiversifikasi dengan baik? Atau, nyaris 100% uang Anda ada di tabungan dan deposito? Memiliki aset yang tersebar di tiga alokasi berbeda adalah hal yang bijaksana. Kombinasi yang harus ada: aset likuid stabil (tabungan, deposito), aset investasi fisik (logam mulia, properti), dan aset investasi di pasar modal (reksadana, ORI, sukuk ritel, saham).

Untuk masing-masing kategori, Anda bisa pilih salah satu. Perhatikan tujuan finansial Anda, situasi Anda saat ini, dan berapa banyak waktu yang Anda punya untuk mencapai berbagai keinginan tersebut.
Memiliki keuangan yang sehat adalah langkah awal menuju tahap financial freedom. Seperti halnya tubuh manusia, kesehatan keuangan itu harus diraih dan dipelihara. Pastikan rapor Anda hijau untuk enam prioritas di atas. Betul, sehat itu bukan segalanya. Tapi, tanpa sehat, segalanya jadi tak berarti. Live a beautiful life!

Kontan mobil.

Selasa, 27 Januari 2015

PENTINGNYA MENYIAPKAN MASA.DEPAN ANAK-ANAK

Usia manusia tidak ada yang tahu, sejak dini orang tua mulai harus menyiapkan masa depan anak-anak. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan jika terjadi sesuatu pada orang tua mereka. Kejadian tersebut sangat tidak diharapkan dalam kehidupan Anda dan keluarga.  

Menjaga harta benda untuk masa depan anak itu saja tidak cukup untuk menghindari anak kerepotan jika kejadian tersebut terjadi. Beberapa tips dibawah ini bisa dilakukan agar anak dapat bertahan hidup dan meraih masa depannya walaupun orang tuanya sudah meninggal :  

Mengajari Anak untuk Mengelola Keuangan Jika tidak dikelola dengan baik, sebanyak apapun harta yang ditinggalkan orang tua untuk anak mereka tetap saja akan habis. Cara paling sederhana untuk mengajari anak mengelola keuangannya adalah dengan memulai mengajari anak untuk menabung sejak dini. Dapat juga dengan mengajarkan berbelanja secara bijak dan penghematan di berbagai pengeluaran yang dikeluarkan sehari-hari. Dengan modal pengetahuan yang Anda ajarkan, maka anak-anak akan dapat mengelola harta yang ditinggalkan dengan baik.

Mengambil Asuransi Jiwa Mengambil asuransi jiwa itu penting untuk berjaga-jaga dikemudian hari terjadi sesuatu pada diri Anda, keluarga Anda mempunyai sejumlah dana yang dapat digunakan untuk kelangsungan hidup mereka selama beberapa tahun ke depan. Sampai duka itu pergi dan mereka siap untuk menjalani hidup tanpa Anda lagi.

Meski tak ada yang menginginkan hal ini.   Menyiapkan Dana Pendidikan Anak Menyiapkan dana pendidikan untuk anak dapat dilakukan dengan mengikuti asuransi pendidikan, tabungan pendidikan atau dalam bentuk reksadana.

Milikilah salah satu hal tersebut yang dapat dilakukan untuk menyiapkan dana pendidikan untuk anak Anda.   Ketiga hal tersebut di atas dapat dilakukan untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu atas diri Anda sebagai orang tua.

Sangat disarankan untuk mengelola keuangan Anda dengan tidak memikirkan untuk masa sekarang saja tapi pikirkan untuk masa yang akan datang.  
Ahlinyaasuransi.com

CARA MEMILIH ASURANSI KESEHATAN


Asuransi kesehatan saat ini memang bukan benda asing lagi.

Hampir semua institusi perbankan memiliki paket asuransi kesehatan. Namun, ada anggapan keliru di sebagian masyarakat Indonesia mengenai asuransi kesehatan. Yakni premi yang kita bayarkan dianggap sebagai uang hilang. Untungnya, tidak semua beranggapan demikian. Sebagian masyarakat Indonesia sudah mulai mengerti dan mengetahui akan pentingnya asuransi kesehatan. Secara umum, asuransi kesehatan akan menanggung resiko-resiko yang kita alami dalam kesehatan.  

Waspada dlm memilih !
Biasanya, sebagai para pegawai, perusahaan swasta tempat bekerja biasanya mengikutkan stafnya dalam asuransi kesehatan. Selain program Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja), tidak jarang pegawai diikutkan pula dalam asuransi kesehatan yang dapat dipilih sesuai kebijakan perusahaan. Bagi yang berstatus PNS (Pegawai Negri sipil), secara otomatis terdaftar dalam jaminan asuransi kesehatan yang dimiliki oleh pemerintah yakni PT AKSES.

 

Sementara bagi anggota keluarga
yang belum dilindungi asuransi kesehatan, jangan dilupakan. Sebaiknya sertakan dalam program asuransi kesehatan lain yang sesuai dengan kebutuhan keluarga. Jangan sampai salah pilih asuransi yang tidak sesuai dengan kebutuhan.   Sebelum menjatuhkan pilihan, pelajari dahulu beberapa alternatif tawaran asuransi kesehatan.

Pertimbangkan matang-matang
agar tidak uring-uringan nantinya karena kecewa dengan produk yang tidak sesuai kebutuhan. Diantaranya, ketahui berapa lama perusahaan asuransi telah berdiri dan reputasi pihak asuransi dalam menangani anggotanya. Seperti kemudahan pembayaran dan penanganan terhadap klaim.   Jangan ragu-ragu saat menggali informasi dari pihak asuransi kesehatan mengenai produk yang akan dipilih.

Dari informasi tersebut, Anda akan memperoleh gambaran kekuatan modal perusahaan asuransi tersebut. Dan yang paling penting adalah memilih paket yang yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan keluarga anda. Dengan kejelian, Anda bisa mendapatkan manfaat optimal dari asuransi kesehatan pilihan Anda.

Sumber : Ahlinyaasuransi.com.

Pengelolaan Keuangan

DALAM kehidupan berumah tangga, mengelola keuangan keluarga merupakan salah satu hal yang harus dilakukan.
Namun demikian untuk sebagian besar keluarga, mengelola keuangan merupakan hal yang rumit dan membuat frustrasi.
Sehingga dirasakan pendapatan selalu terbatas sedangkan kebutuhan selalu tanpa batas.
Untuk mengatasinya, berikut beberapa tips mengelola keuangan keluarga:  

Penuhi seluruh kebutuhan Anda. Kebutuhan yang dimaksud di sini tentu saja kebutuhan vital untuk jangka panjang. Seperti asuransi, pendidikan anak hingga dana pensiun.  

Berbelanja dengan bijak. Berbelanjalah hanya sebatas penghasilan anda.
Hati-hati membuka fasilitas kredit, segera lunasi tagihan dan cicilan karena bisa justru membebani anda dengan pengeluaran dan biaya yang lebih besar.

Berinvestasi.  

Lakukan perencanaan keuangan keluarga dengan menyisihkan sebagian penghasilan Anda untuk berinvestasi. Investasikan uang Anda di saham, reksadana, properti, deposito, atau gabungan di antaranya.

Rajin membuat budget.  

Menabung untuk hari tua, kira-kira itulah prinsip dari pengelolaan keuangan keluarga. Dari kelahiran si kecil, biaya pendidikan, dana pensiun hingga kebutuhan sehari-hari, semua harus masuk dalam perencanaan budget. Termasuk juga budget untuk hal tak terduga.

Berikan pemahaman keuangan untuk seluruh anggota keluarga.

Walau banyak anggapan bahwa persoalan keuangan merupakan suatu hal yang tabu, pemikiran ini harus diubah, karena pengelolaan keuangan keluarga merupakan tanggung jawab bersama. Selalu libatkan anggota keluarga dalam perencanaannya. Ajarkan tentang pentingnya menabung kepada anak. Ini akan membantu mereka untuk memahami pengelolaan keuangan sejak dini.  
Pengelolaan keuangan yang baik tidak akan membuat Anda jatuh miskin, tapi justru membantu Anda hidup lebih nyaman dan bahagia di hari tua nanti.
Seperti kata pepatah, berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.

Selamat menyusun rencana keuangan keluarga Anda!  

Sumder : Ahlinya Asuransi.com

Kamis, 15 Januari 2015

Pru crisis cover 34

PENGERTIAN 34 PENYAKIT KRITIS

Penyakit-penyakit Kritis Kita selalu berharap bisa menjalankan kehidupan kita tanpa adanya gangguan kesehatan. Namun, kondisi kesehatan merupakan salah satu hal dalam kehidupan yang tidak dapat diduga sebelumnya. Karena kami menginginkan kesejahteraan keluarga Anda tidak terganggu oleh kewajiban penyelesaian biaya perawatan dan pengobatan, maka melalui PRUcrisis cover dan PRUcrisis cover plus, PT Prudential Life Assurance memberikan Anda perlindungan atas 34 Penyakit Kritis yaitu:
1. Serangan jantung:
kematian suatu bagian otot jantung (myocardium) sebagai akibat dari tertutupnya/tersumbatnya arteri koronaria.
2. Pembedahan arteri koronaria:
pembedahan jantung untuk memperbaiki suatu penyumbatan atau penyempitan dari satu atau lebih arteri koronaria dengan cara bypass grafts.
3. Stroke:
kecelakaan pembuluh darah otak (cerebrovascular accident) yang mengakibatkan cacat pada syaraf (kelainan syaraf) yang berlangsung lebih dari 24 jam dan termasuk kematian jaringan otak (infraction), pendarahan (hemorrage) atau penyumbatan (embolism) yang berasal dari sumber di luar tengkorak (extra cranial) dan harus terdapat bukti adanya defisit neurologist yang menetap.
4. Kanker:
tumor ganas yang ditandai dengan suatu pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan penyebaran sel-sel ganas ke jaringan tubuh yang lain. Hal ini mencakup leukemia dan penyakit hodgkins (kanker getah bening) yang pertumbuhannya tidak dapat dikontrol secara medis.
5. Gagal ginjal:
gagal ginjal tahap akhir yang menyebabkan tertanggung harus menjalani secara teratur dialisis peritoneal atau cuci darah (haemodilisis) atau transplantasi ginjal.
6. Transplantasi organ penting:
tertanggung adalah penerima organ yang berupa jantung, paru-paru, hati, pankreas dan tulang sumsum yang operasinya telah dilaksanakan, atau tertanggung telah terdaftar secara resmi pada daftar tunggu sebagai penerima di wilayah hukum Indonesia.
7. Operasi katup jantung:
pembedahan jantung terbuka yang dilakukan untuk memperbaiki atau mengganti fungsi katup jantung yang abnormal.
8. Kehilangan kemampuan bicara:
kehilangan kemampuan bicara secara total dan permanen.
9. Luka bakar:
luka bakar derajat ketiga (third degree) dan sekurang-kurangnya mengenai 20% luas permukaan tubuh.
10. Koma:
keadaan tidak sadar tanpa reaksi terhadap rangsangan dari luar atau dalam dan menghasilkan kelainan-kelainan syaraf (neurological defisit).
11. Operasi pembuluh darah aorta:
pembedahan yang dilakukan untuk memperbaiki kelainan pada cabang utama pembuluh darah aorta di daerah dada (thoracalis) dan di daerah perut (abdominalis).
12. Penyakit Parkinson:
tergolong ke dalam Idiophatic Parkinson yaitu penyakit yang tidak diketahui penyebabnya sehingga memerlukan pengawasan khusus dan bantuan untuk beraktifitas sehari-hari. Diagnosa atas penyakit ini dibuat oleh dokter ahli penyakit syaraf (neurologist). Apabila diperlukan, perusahaan akan menunjuk seorang atau lebih dokter ahli penyakit syaraf lain untuk menegakkan diagnosa.
13. Ketulian:
kehilangan pendengaran dari kedua telinga yang sifatnya total dan tidak dapat disembuhkan.
14. Penyakit Alzheimer’s:
kelumpuhan secara menyeluruh dari fungsi otak yang mengakibatkan kemunduran mental sehingga memerlukan pengawasan secara terus menerus. Diagnosa harus dibuat seorang dokter ahli Penyakit Syaraf (neurologist). Ababila diperlukan, perusahaan berhak untuk menunjuk dokter ahli Penyakit Syaraf lain untuk memperkuat diagnosa.
15. Tumor jinak otak:
tumor otak yang tidak menunjukkan keganasan, tidak menyerang dan menjalar ke bagian tubuh lain.
16. Penyakit paru kronik:
tahap akhir dari penyakit paru yang memerlukan pengobatan dengan pemakaian oksigen untuk selamanya.
17. Motor neuron disease:
adanya kemunduran pada sistem syaraf pusat untuk mengkontrol aktifitas muscular sehingga kemampuan pergerakan otot-otot menjadi lemah dan menurun. Diagnosa pasti dibuat oleh seorang dokter ahli penyakit syaraf (neurologist) untuk mengkonfirmasikan adanya penyakit ini. Apabila diperlukan perusahaan berhak untuk menunjuk dokter ahli penyakit syaraf lain untuk lebih menegakkan diagnosa.
18. Multiple sclerosis:
terdapatnya lebih dari satu episode kelainan susunan syaraf yang bersifat menetap selama 6 bulan. Diagnosa harus dibuat oleh seorang dokter ahli penyakit syaraf (neurologist) untuk mengkonfirmasikan adanya penyakit ini yang dibuktikan dengan hasil image scanning.
19. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner:
klaim dapat diajukan apabila Tertanggung telah melaksanakan Angioplasti balon, tindakan laser atau teknik lainnya sebagai tindakan koreksi yang bermakna terhadap stenosis (penyempitan) setidaknya 70% dari dua pembuluh darah jantung atau lebih yang merupakan keharusan medik oleh dokter konsultan ahli jantung.
20. Anemia Aplastik:
anemia, netropenia dan trombositopenia (penurunan jumlah sel netrofil dan trombosit dalam darah) yang disebabkan kegagalan sumsum tulang belakang yang tidak dapat dipulihkan. Diagnosis harus ditegakkan berdasarkan biopsi sumsum tulang belakang dan hasil tes darah.
21. Meningitis Bakterial:
yaitu suatu peradangan selaput pembungkus otak atau saraf tulang belakang yang disebabkan oleh bakteri dan mengakibatkan gangguan neurologik (persyarafan) permanen yang menimbulkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.
22. Kolitis Ulseratif:
didefinisikan sebagai Kolitis Ulseratif yang parah dan akut yang mengancam jiwa, menyebabkan gangguan elektrolit yang biasanya disertai dengan distensi usus dan resiko pecahnya usus, terjadi sepanjang usus besar dengan diare berdarah yang parah/berat. Klaim hanya dapat diajukan berdasarkan gambaran histopatologik (irisan jaringan yang diperiksa secara mikroskopik) dan sudah dilakukan tindakan pembedahan usus besar (colectomy) dan atau operasi usus halus (ileostomy).
23. Disabling Primary Pulmonary Hypertension:
merupakan kelainan di mana terjadi peningkatan tekanan pulmonal akibat gangguan struktur, fungsi atau sirkulasi paru-paru yang mengakibatkan pembesaran bilik jantung kanan.
24. Ensefalitis:
yaitu peradangan pada otak (hemisfer otak besar, batang otak atau otak kecil). Penyakit ini harus mengakibatkan komplikasi bermakna yang berlangsung setidaknya 6 minggu, termasuk defisit neurologik (gangguan persyarafan) permanen. Defisit neurologik permanen tersebut harus mengakibatkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.
25. Hepatitis Viral Fulminan:
pengerasan hati yang submasif sampai masif oleh virus hepatitis yang mengakibatkan kegagalan hati.
26. Penyakit Hati Kronik:
kegagalan hati tahap akhir dengan tanda kulit yang berwarna kuning (jaundice) yang menurut pendapat kedokteran secara umum tidak dapat kembali normal, dan berakibat penimbunan cairan di rongga perut (asites) atau kelainan otak (ensefalopati).
27. Penyakit Crohn: (Crohn’s disease)
merupakan kelainan peradangan menahun yang berbentuk granulomatosa. Klaim dapat diajukan apabila memenuhi kedua kriteria di bawah ini sekaligus : penyakit Crohn yang diderita sudah menimbulkan pembentukan fistula (hubungan antara saluran cerna dengan rongga perut), atau penyumbatan intestinal (saluran cerna), atau perforasi (pembentukan lubang) intestinal terdapat laporan histopatologik (irisan jaringan yang diperiksa secara mikroskopik) yang mengkonfirmasikan adanya penyakit Crohn.
28. HIV Yang Didapatkan Melalui Transfusi Darah:
tertanggung terinfeksi oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) dengan kondisi sebagai berikut : infeksi HIV didapatkan melalui transfusi darah yang dilakukan setelah Polis berlaku sumber infeksi dipastikan berasal dari lembaga yang menyelenggarakan transfusi darah dan lembaga tersebut dapat melacak asal dari darah yang terinfeksi HIV tersebut, dan tertanggung yang terinfeksi HIV bukan merupakan penderita hemofilia.
29. Trauma Kepala Serius:
kecelakaan yang menyebabkan luka pada kepala yang ditimbulkan oleh suatu kekuatan fisik yang berasal dari luar tubuh yang mengakibatkan defisit neurologik (gangguan persyarafan) yang menimbulkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.
30. Distrofi Muskular:
termasuk kelompok myopati (kelainan otot) degeneratif (kemunduran) yang disebabkan oleh kelainan genetik dan ditandai dengan kelemahan dan atrofi (pengerutan) otot tanpa mempengaruhi sistem saraf. Klaim hanya dapat diajukan apabila Muscular Dystrophy yang diderita menyebabkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.
31. Kelainan Pembuluh Darah Koroner Yang Serius:
penyempitan yang terjadi pada setidaknya satu pembuluh darah koroner (pembuluh darah jantung) sebesar minimal 75 % dan pada dua pembuluh darah koroner lainnya sebesar minimal 60 % yang dibuktikan melalui arteriografi koroner. Untuk kepentingan Polis ini, yang didefiniskan sebagai pembuluh darah jantung hanya pembuluh darah besar sisi kiri jantung, pembuluh darah jantung anterior descending kiri, sirkumfleksi dan pembuluh darah besar sisi kanan jantung.
32. Kelumpuhan (paralysis): diartikan sebagai hilangnya secara total dan permanen (menetap) fungsi dua atau lebih anggota tubuh sebagai akibat terkena kecelakaan, atau kelainan dari tulang belakang. Anggota tubuh didefinisikan sebagai seluruh lengan atau seluruh kaki.
33. Poliomyelitis:
klaim dapat diajukan apabila memenuhi seluruh kriteria di bawah ini : terdapat diagnosis pasti atas adanya infeksi virus polio yang menyebabkan timbulnya kelumpuhan yang dibuktikan dengan gangguan fungsi motorik atau berkurangnya fungsi pernafasan Kondisi yang diderita harus mengakibatkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.
34. Lupus Eritematosus Sistemik (SLE = Systemic Lupus Erythematosus):
kondisi autoimun (kekebalan terhadap tubuh sendiri) multisistem (yang mengenai banyak sistem dalam tubuh) dan multifaktorial (melibatkan banyak faktor) yang sebagian besar diderita wanita dalam periode wanita tersebut membesarkan anak. Untuk kepentingan Polis, klaim dapat diajukan jika jenis SLE melibatkan ginjal (yang dipastikan dengan biopsi ginjal dan sesuai dengan klasifikasi WHO). Diagnosis akhir SLE harus didapatkan dari seorang dokter ahli di bidang rematologi dan imunologi. *): Yang dimaksud dengan Aktivitas Kehidupan Sehari-hari adalah ke-6 (enam) hal di bawah ini: Mandi: diartikan sebagai kemampuan membersihkan diri pada waktu mandi dengan atau tanpa menggunakan shower (pancuran) atau membersihkan diri dengan baik menggunakan cara-cara lainnya; Berpakaian: diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk mengenakan, melepas, mengepas dan melonggarkan pakaian, tanpa bantuan orang lain, termasuk juga mengenakan braces (penopang / penyangga tubuh), kaki / tangan palsu atau alat bantu lainnya; Beralih tempat: diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk memindahkan tubuh dari tempat tidur ke kursi dengan sandaran yang tegak atau ke kursi roda dan sebaliknya; Berpindah: diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk berpindah di dalam ruangan dari kamar ke kamar pada ketinggian lantai yang sama; Toileting (Buang air): diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk menggunakan kamar kecil atau jamban atau cara-cara lain untuk buang air kecil atau buang air besar agar mampu mempertahankan kebersihan diri yang layak, Menyuap: diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk menyuapi diri sendiri ketika makanan sudah disiapkan dan terhidang.

Rabu, 14 Januari 2015

# TIPS

Cara Mempersiapkan Pensiun Sejak Dini

Pensiun terkadang menjadi sebuah pemikiran bagi sebagian orang yang dan membuat takut. Hal yang paling ditakuti adalah dalam mengatur keuangan Anda. Hal ini, tidak perlu ditakuti bila Anda sudah mempersiapkan dari awal untuk masalah ini. Cukup dengan persiapan yang matang, maka pada masa pensiun Anda akan merasa tenang.
Berikut, beberapa cara untuk mempersiapkan masa pensiun Anda, seperti dilansir laman Huffingtonpost.

Mulai untuk menabung

Jika Anda tidak menabung, sudah saatnya memulainya. Anda bisa mulai dari nilai yang kecil, dan mulai untuk menaikan jumlah tabungan setiap bulan. Semakin cepat Anda menabung, makin banyak uang Anda akan bertambah.

Perkirakan kebutuhan pensiun Anda
Para ahli memperkirakan bahwa Anda akan membutuhkan sekitar 70 persen dari pendapatan sebelum pensiun, sedangkan untuk yang berpenghasilan rendah, angka tersebut naik menjadi 90 persen, atau lebih.
Hitungan tersebut, untuk mempertahankan standar hidup saat ini ketika berhenti bekerja.

Belajar untuk berinvestasi

Bagaimana Anda menyimpan bisa sama penting dengan berapa banyak yang Anda simpan. Inflasi dan jenis investasi yang Anda buat, memainkan peran penting dalam seberapa banyak Anda akan simpan ketika pensiun.

Pelajari pilihan investas rencana Anda, seperti masukan tabungan Anda dalam berbagai jenis investasi. Dengan cara ini, Anda lebih mungkin untuk mengurangi risiko dan meningkatkan keuntungan.

Jangan sentuh tabungan

Jika Anda menarik tabungan pensiun Anda sekarang, Anda akan kehilangan uang pokok dan bunga. Anda mungkin juga kehilangan manfaat pajak atau harus membayar denda penarikan. Jika Anda pindah perusahaan, tetap simpan tabungan pensiun Anda dan jangan diambil walau sedikit pun.

Sumber : VIVAnews
Oleh       : Irfan Laskito 2015.

Selasa, 13 Januari 2015

Kesehatan


Penyebab stroke dapat dibagi menjadi 8 kategori, diagnosis yang tepat, pengobatan dini dapat membantu pengobatan stroke.

1. tekanan darah tinggi dan atherosclerosis merupakan penyebab utama stroke:

Beberapa data menunjukkan bahwa 93% dari pasien dengan pendarahan otak memiliki riwayat hipertensi, 86 persen pasien thrombosis selebral juga mengalami hipertensi, 70% pasien penyakit serebrovaskular dengan riwayat aterosklerosis.

2. kelainan pembuluh darah intrakranial yang disebabkan oleh

aneurisma, malformasi arteriovenosa, pendarahan otak dan perdarahan subarachnoid merupakan penyebab yang paling sering dijumpai, dan sering kali disertai perdarahan.

3. beberapa peradangan

dapat menyerang selaput otak, serebrovaskular, atau invasi serebrovaskular yang disebabkan oleh arteritis serebral, seperti purulen, tuberkulosis, rematik, dll, dapat menyebabkan penyakit serebrovaskular.

4. penyakit darah

seperti thrombocytopenic purpura, polisitemia, leukemia, sering disebabkan oleh penyakit serebrovaskular hemoragik. Sejumlah kecil penyakit serebrovaskular iskemik.

5, penyakit metabolik,

seperti diabetes, hiperlipidemia, berhubungan erat dengan penyakit serebrovaskular. Dilaporkan bahwa pasien dengan penyakit serebrovaskular, 30% sampai 40% menderita diabetes, dan kejadian arteriosklerosis pada pasien diabetes lima kali lebih tinggi dari normal, terjadinya aterosklerosis lebih awal dari waktu normal, tingkat luasnya aterosklerosis juga lebih berat.

6, berbagai cedera, keracunan, tumor otak, tumor otak setelah terapi radiasi, dll, dapat menyebabkan penyakit serebrovaskular iskemik atau hemoragik.

7, merokok.

Tembakau mengandung sejumlah besar nikotin, nikotin bisa membuat berat badan, nafsu makan berkurang, juga meningkatkan resistensi insulin dan kortisol, ini adalah faktor-faktor gula darah dan tekanan darah meningkat inilah yang menyebabkan stroke.

8 gemuk.

Pengamatan klinis bahwa orang gemuk kemungkinannya 40% lebih tinggi untuk menderita stroke daripada rata-rata. Selain itu, orang gemuk juga sering disertai dengan diabetes, hipertensi, penyakit jantung koroner, yang merupakan faktor risiko stroke.

Sumber : Ahli Guangzhou Modern
                Cell Center.

SEBERAPA SEHAT KEUANGAN MU ?

Apa saja yang telah Anda lakukan untuk keuangan Anda? Mengevaluasi kesehatan keuangan adalah hal paling mendasar yang wajib Anda lakukan sebelum mulai berinvestasi.

Seseorang yang sehat secara finansial, umumnya tahu kondisi aset dan utangnya, mampu untuk selalu bayar cicilan utang tepat waktu, dan tahu bagaimana cara menggunakan aset dan sisa arus kas untuk mencapai berbagai keinginan dalam hidup. Apakah ini anda ?.

Cara termudah untuk mengetahui kesehatan keuangan adalah dengan melakukan financial check up. Proses ini bisa dikerjakan sendiri atau pun bisa dengan konsultasi bersama seorang perencana keuangan.

Anda akan diajak untuk menghitung ulang jumlah aset dan jumlah utang yang dimiliki saat ini. Selain itu, Anda juga akan diminta untuk membeberkan berapa jumlah penghasilan yang diterima setiap bulan dan ke mana saja larinya penghasilan tersebut.

Ada lima area yang harus Anda perhatikan untuk menentukan seberapa sehat keuangan Anda, dan seberapa dekat Anda dalam mencapai berbagai keinginan dalam hidup.

Pertama, dana darurat.

Setiap orang wajib punya dana darurat setidaknya 3 kali pengeluaran rutin bulanan. Jadi, kalau tiap bulan perlu Rp 5 juta untuk hidup, maka jumlah dana darurat minimal adalah Rp 15 juta.

Meski demikian, saya sangat sarankan Anda untuk menargetkan
12 kali pengeluaran rutin bulanan, mengingat kondisi ekonomi global yang masih kurang menentu.

Dana darurat ini harus berbentuk aset likuid dan nilainya tidak turun, seperti tabungan, deposito, dan reksadana pasar uang.
Jika saat ini tidak punya dana darurat, mulailah menyisihkan 10% dari penghasilan, sedikit demi sedikit hingga hasil ideal tercapai.

Kedua, utang.

Jumlahkan semua pembayaran minimum tagihan utang Anda. Ini termasuk kartu kredit, kredit kendaraan, kredit perumahan, dan kredit dana tunai. Jumlah total pembayaran segala cicilan utang Anda tidak boleh melebihi 35% dari penghasilan rutin bulanan.
Khusus untuk cicilan kredit perumahan, porsinya tidak bisa melebihi 30% dari penghasilan rutin bulanan.
Misalkan, gaji bulanan Rp 10 juta, maka maksimal cicilan adalah Rp 3 juta. Jika cicilan Anda melebihi itu, Anda harus kerja ekstra membayar pokok utang agar cicilan per bulan bisa turun.Jangan lupa diversifikasi.
Ketiga, pundi-pundi pensiun.

Siapkan masa depan Anda dengan mulai berinvestasi untuk dana pensiun.
Percaya atau tidak, Anda pasti akan mengalami masa penurunan produktivitas.
Untuk Anda yang karyawan, pasti akan pensiun.
Untuk Anda yang punya bisnis, ada masanya meneruskan bisnis ke anak.

Merencanakan dana pensiun sangat vital untuk Anda yang tidak rela punya gaya hidup yang menurun di masa depan.
Coba periksa berapa banyak dari penghasilan sekarang yang disisihkan untuk investasi pensiun.

Anda yang karyawan, umumnya telah menyisihkan 8% dari gaji dalam bentuk JHT Jamsostek dan produk DPLK. Tapi, nilai ini cukup! Usahakan untuk menyisihkan 10% dari penghasilan ke produk investasi yang sesuai untuk dana pensiun.

Jika ada bonus atau THR,
Anda bisa gunakan momentum ini untuk menambal kekurangan investasi di bulan-bulan sebelumnya.

Keempat, pundi-pundi pendidikan.

Di Indonesia, biaya pendidikan menjadi ketakutan terbesar banyak orangtua. Bagaimana tidak, dengan kenaikan biaya pendidikan yang rata-rata bisa mencapai 15% per tahun, Anda tidak bisa trial and error dalam mempersiapkan masa depan si buah hati.

Pastikan Anda sudah menghitung berapa kebutuhan dana pendidikan anak Anda dan Anda sudah berinvestasi untuk mencapainya. Ingat, saya minta Anda berinvestasi, bukan berasuransi untuk menambah saldo dana pendidikan.

Kelima, asuransi.

Melindungi nilai aset dan nilai ekonomis jiwa Anda sangatlah penting.
Satu kejadian sakit keras atau musibah yang dapat melenyapkan rumah, dapat menghancurkan kesehatan keuangan Anda.

Jika Anda punya tanggungan (anak, orangtua, atau saudara), maka punya asuransi jiwa murni menjadi wajib untuk Anda.
Proteksi diperoleh dengan asuransi, menambah jumlah kekayaan yang diperoleh dengan menabung dan berinvestasi.

Evaluasi kebutuhan proteksi Anda, dan pastikan Anda punya asuransi yang benar-benar dibutuhkan oleh keluarga Anda.

Keenam, diversifikasi kekayaan.

Mari evaluasi aset, dana pensiun, dan dana pendidikan Anda. Apakah aset Anda terdiversifikasi dengan baik? Atau, nyaris 100% uang Anda ada di tabungan dan deposito? Memiliki aset yang tersebar di tiga alokasi berbeda adalah hal yang bijaksana.

Kombinasi yang harus ada:
aset likuid stabil (tabungan, deposito), aset investasi fisik (logam mulia, properti), dan aset investasi di pasar modal (reksadana, ORI, sukuk ritel, saham).
Untuk masing-masing kategori, Anda bisa pilih salah satu.

Perhatikan tujuan finansial Anda, situasi Anda saat ini, dan berapa banyak waktu yang Anda punya untuk mencapai berbagai keinginan tersebut.

Memiliki keuangan yang sehat adalah langkah awal menuju tahap financial freedom.
Seperti halnya tubuh manusia, kesehatan keuangan itu harus diraih dan dipelihara.

Pastikan rapor Anda hijau untuk enam prioritas di atas. Betul, sehat itu bukan segalanya. Tapi, tanpa sehat, segalanya jadi tak berarti. Live a beautiful life!

Sumber : Kontan mobil.

Senin, 12 Januari 2015

ASURANSI

Smart Protection
PT Prudential Life Assurance siap membantu perencanaan proteksi dan investasi Anda agar lebih sejahtera dan aman melalui Smart Protection.

Manfaat meninggal

Jika tertanggung meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan dalam masa pertanggungan, akan dibayarkan 150% Premi Tunggal ditambah Nila Dana (jika ada).

Manfaat Jatuh Tempo
Jika tertanggung hidup sampai dengan akhir tahun ke-10, akan dibayarkan Nilai Tunai sebesar 108% premi tunggal dan Nilai Dana (jika ada).
Manfaat Penebusan Polis
Jika Pemegang Polis melakukan penebusan polis maka manfaat yang akan diberikan dalah Nilai Tunai dan Nilai Dana (jika ada), seperti tercantum dalam Tabel Nilai Tunai dan Nilai Dana.

ASURANSI

Smart Protection
PT Prudential Life Assurance siap membantu perencanaan proteksi dan investasi Anda agar lebih sejahtera dan aman melalui Smart Protection.

Manfaat meninggal

Jika tertanggung meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan dalam masa pertanggungan, akan dibayarkan 150% Premi Tunggal ditambah Nila Dana (jika ada).

Manfaat Jatuh Tempo
Jika tertanggung hidup sampai dengan akhir tahun ke-10, akan dibayarkan Nilai Tunai sebesar 108% premi tunggal dan Nilai Dana (jika ada).
Manfaat Penebusan Polis
Jika Pemegang Polis melakukan penebusan polis maka manfaat yang akan diberikan dalah Nilai Tunai dan Nilai Dana (jika ada), seperti tercantum dalam Tabel Nilai Tunai dan Nilai Dana.

Minggu, 11 Januari 2015

KESEHATAN

Ahli dari Modern Hospital Guangzhou(Pusat penelitian stemcell)
mengatakan :
Mengenali dengan benar gejala penderita diabetes,bermanfaat untuk memahami kondisi pasien,membantu dokter untuk menyusun program pengobatan ,dan berupaya untuk meningkatkan kesempatan pemulihan pasien,berikut ini adalah gejala utama penderita diabetes.

1.Sering buang air kecil(poliuria) :

Bertambah tingginya kadar gula dalam darah,semakin banyak juga eksresi kadar gula dalam urin,yang menyebabkan semakin banyaknya jumlah urin.Namun,bagi orang tua dan penderita penyakit ginjal,pada saat peningkatan kadar gula darah,jumlah urin meningkat tidak jelas.

2.Banyak minum air(Polidipsia) :
seringnya buang air kecil menyebabkan banyak terbuangnya kadar air dalam tubuh,sehingga terjadinya dehidrasi sel,yang meransang sistem saraf pusat haus,menyebabkan bertambahnya asupan air minum. Polidipsia memperparah keadaan poliuria.

3.Banyak makan(Polifagia) :

Jaringan sel penderita diabetes sering berada dalam "keadaan kelaparan", sehingga merangsang sistem saraf pusat makan, menyebabkan kelaparan, Selain itu, tubuh tidak dapat dengan penuh memanfaatkan glukosa, glukosa dalam jumlah besar terbuang melalui urin, sehingga tubuh sebenarnya berada dalam kondisi semi-kelaparan, kekurangan energi juga menyebabkan nafsu makan yang hiperaktif.

4. Penurunan berat badan.
Meski nafsu makan dan asupan makanan penderita diabetes normal, atau bahkan meningkat, tetapi berat badan menurun.

5.Lesu/Tidak bertenaga.
Berhubung glukosa penderita diabetes tidak bisa sepenuhnya teroksidasi, maka tubuh terasa lesu tidak bertenaga.

6. Penurunan penglihatan.
Banyak penderita diabetes pada awal pengobatan mengeluh penglihatan menurun atau kabur. Awalnya sebagian besar merupakan perubahan fungsional, sewaktu gadar gula darah terkontrol dengan baik,penglihatan dapat kembali normal.

7. Komplikasi.
Penyakit diabetes meiliki banyak komplikasi penyakit lainnya,diantara lain :
infeksi kulit diabetes, kaki diabetik, gastroparesis diabetes, kardiomiopati diabetes, penyakit jantung diabetes, nefropati diabetes dan infeksi saluran kemih, dll.

Dilihat secara konsolidasi, gejala utama penyait diabetes adalah polidipsia, poliuria, polifagia, penurunan berat badan ,di samping itu, ada komplikasi penyakit diantara lainnya adalah penyakit ginjal dan penyakit lambung.

Pemahaman gejala utama diabetes, berupaya untuk diagnosis dini, pengobatan dini, dan meningkatkan kesempatan pasien untuk sembuh kembali..

Sabtu, 10 Januari 2015

DAFTAR ISTILAH

Istilah
Penjelasan Asuransi Dasar Jenis pertanggungan yang merupakan pertanggungan dasar Polis.

Asuransi Tambahan

Jenis pertanggungan yang ditambahkan kepada Asuransi Dasar untuk meningkatkan perlindungan dan/atau Manfaat Asuransi.

Biaya Administrasi

Biaya yang dikenakan sehubungan dengan administrasi Polis atau administrasi Premi Top-up Tunggal.

Biaya Akuisisi

Biaya yang dikenakan sehubungan dengan permohonan pertanggungan dan penerbitan Polis yang antara lain meliputi biaya-biaya pemeriksaan kesehatan, biaya-biaya pengadaan Polis dan pencetakan dokumen, biaya lapangan, biaya pos dan telekomunikasi serta biaya lain-lain.
Biaya asuransi

Biaya yang dikenakan sehubungan dengan pertanggungan yang diberikan.

Biaya Top-up

Biaya yang dikenakan sehubungan dengan dibayarkannya Premi Top-up Berkala (PRUsaver) atau Premi Top-up Tunggal.

Cacat Total dan Tetap Cacat

sebagai akibat dari Kecelakaan atau penyakit yang menyebabkan:
a. Tertanggung yang berusia 6 (enam) tahun
atau lebih namun belum berusia 16 (enam belas) tahun sama sekali tidak dapat berjalan kaki tanpa bantuan orang lain atau kursi roda dan harus tinggal di rumah, rumah sakit atau lembaga lain dengan perawatan dan perhatian medis secara konstan dengan ketentuan bahwa cacat tersebut tidak berupa kelainan jiwa, cacat mental, neurosis, psikosomatis ataupun psikosis; atau
b. Tertanggung telah berusia 16 (enam belas) tahun
namun belum berusia 60 (enam puluh) tahun sama sekali tidak dapat melakukan pekerjaan apa pun untuk mencari nafkah secara terus menerus tidak termasuk cacat berupa kelainan jiwa, cacat mental, neurosis, psikosomatis atau pun psikosis; atau
c. Tertanggung telah berusia 60 (enam puluh) tahun namun belum berusia 70 (tujuh puluh) tidak dapat melakukan 3 (tiga) atau lebih aktifitas hidup sehari-hari sebagai berikut:
- Mandi, yang diartikan sebagai kemampuan sendiri membersihkan tubuh saat mandi atau menggunakan shower (pancuran) atau membersihkan tubuh menggunakan cara-cara lainnya dengan baik;
- Berpakaian, yang diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk mengenakan, melepas, mengencangkan dan melonggarkan segala jenis pakaian, termasuk juga apabila diperlukan mengenakan segala jenis braces (penopang/penyangga tubuh), kaki/tangan palsu atau perangkat bantu lainnya;
-Beralih tempat, yang diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk memindahkan tubuh dari tempat tidur ke kursi dengan sandaran yang tegak atau ke kursi roda dan sebaliknya;
- Berpindah, diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk berpindah didalam ruangan dari satu tempat ketempat lain pada lantai yang datar;
- Toileting (Buang air), yang diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk buang air di kamar kecil atau jamban, atau setidaknya mampu menahan buang air untuk menjaga tingkat kebersihan memadai;
- Menyuap, yang diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk menyuap makanan yang sudah disiapkan dan terhidang; Atau d. Tertanggung yang telah berusia 6 (enam) tahun namun belum berusia 70 (tujuh puluh) tahun kehilangan fungsi secara total dan tidak dapat dipulihkan atas anggota tubuh sebagai berikut:
- kedua mata; atau
- kedua lengan atau kedua kaki atau satu lengan dan satu kaki yang terjadi pada atau di atas pergelangan tangan atau pergelangan kaki; atau
- satu mata dan satu lengan yang terjadi pada atau di atas pergelangan tangan; atau
- satu mata dan satu kaki yang terjadi pada atau di atas pergelangan kaki.

Dokter

Seseorang yang memiliki ijin praktek sebagai dokter dari lembaga yang berwenang, dengan pembatasan bahwa yang bersangkutan tidak termasuk Anda, Tertanggung, Penerima Manfaat, tenaga pemasaran Kami atau orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga sedarah atau keluarga semenda dengan Anda, Tertanggung atau Penerima Manfaat sampai dengan derajat ketiga.

Harga Unit

Satuan harga yang dihasilkan dari perhitungan Unit berdasarkan metode sebagaimana dimaksud di dalam

Kecelakaan

Peristiwa yang tidak diharapkan, terjadi secara tiba-tiba, tidak terduga, tidak disengaja, datangnya dari luar, bersifat kekerasan dan kasat mata.

Manfaat Asuransi

Jenis manfaat Asuransi Dasar atau manfaat Asuransi Tambahan sebagaimana dicantumkan dalam Ketentuan Khusus dari masing-masing Asuransi Dasar atau Asuransi Tambahan yang bersangkutan.

Nilai Tunai Nilai

(dalam mata uang Polis) dari saldo Unit yang Anda miliki yang dihitung berdasarkan Harga Unit pada suatu saat tertentu Pemegang Polis Orang atau badan yang mengadakan perjanjian pertanggungan dengan Penanggung, yang selanjutnya disebut “Anda”. Penanggung PT Prudential Life Assurance, yang selanjutnya disebut “Kami”.

Penerima Manfaat

Orang atau badan yang ditunjuk oleh Anda sebagai pihak yang berhak atas Manfaat Asuransi apabila Anda meninggal dunia sebelum atau pada saat yang sama dengan meninggalnya Tertanggung atau apabila Anda sekaligus berkedudukan sebagai Tertanggung meninggal dunia, dengan ketentuan bahwa orang atau badan tersebut mempunyai hubungan kepentingan asuransi terhadap Tertanggung atas pertanggungan yang bersangkutan (insurable interest) dan sepanjang tidak bertentangan dengan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia.

Premium Holiday

Sejak Ulang Tahun Polis yang ke-2 (kedua), Anda dapat berhenti membayar Premi Berkala dan Premi Top-up Berkala (PRUsaver) (apabila telah disepakati Premi Top-up Berkala (PRUsaver) harus Anda bayarkan) dan pertanggungan tetap berlaku, asalkan Biaya Asuransi dan Biaya Administrasi tetap dibayar melalui pembatalan Unit yang Anda miliki sepanjang Nilai Tunai mencukupi serta dengan selalu mengindahkan Syarat dan Ketentuan yang tercantum di dalam Polis. Apabila selama Pemegang Polis memanfaat fasilitas Premium Holiday ini bermaksud untuk meningkatkan besarnya Premi Berkala dan/atau Premi Top-up Berkala maka selisih kenaikan Premi Berkala dan/atau Premi Top-up Berkala tersebut wajib dibayar oleh Pemegang Polis dan pada saat itu juga Premium Holiday berakhir.

Kondisi Kritis
Salah satu kondisi, penyakit atau tindakan yang memenuhi kriteria seperti yang tercantum pada Tabel Pertanggungan Kondisi Kritis, Tabel Pertanggungan Kondisi Kritis PRUearly stage crisis cover, atau Tabel Pertanggungan Kondisi Kritis PRUjuvenile crisis cover, atau tabel kondisi kritis lain yang dapat ditentukan oleh Kami dari waktu ke waktu (sebagaimana relevan).

Polis

Perjanjian pertanggungan jiwa antara Kami dengan Anda termasuk Ringkasan Polis, SPAJ yang telah Kami setujui, tabel-tabel, rumus-rumus perhitungan, Ketentuan Umum Polis, Ketentuan Khusus dan ketentuan lainnya (apabila diadakan) beserta segala tambahan atau perubahannya yang memuat syarat dan ketentuan perjanjian pertanggungan jiwa.

Porsi Investasi

Selisih antara Premi Berkala yang dikurangi dengan Biaya Akuisisi atau selisih antara Premi Top-up Berkala (PRUsaver) atau Premi Top-up Tunggal yang dikurangi dengan Biaya Top-up, yang dialokasikan untuk investasi.

Premi

Sejumlah uang yang dibayarkan oleh Anda kepada Kami sehubungan dengan diadakannya Polis yang terdiri dari Premi Berkala, Premi Top-up Berkala (PRUsaver) dan Premi Top-up Tunggal.

Premi Berkala

Bagian Premi yang besarnya sama pada setiap jatuh tempo pembayarannya yang merupakan jumlah minimum yang harus selalu dibayar untuk berlakunya Polis dan pertanggungan yang Anda ikuti kecuali Anda menggunakan fasilitas Premium Holiday sebagaimana dimaksud atau apabila ditentukan lain berdasarkan Polis.

Premi Top-up Berkala (PRUsaver)

Bagian dari Premi yang besarnya sama pada setiap tanggal jatuh tempo pembayarannya yang, setelah dikurangi dengan Biaya Top-up, merupakan tambahan dana untuk diinvestasikan. Apabila telah disepakati bahwa Premi Top-up Berkala (PRUsaver) harus Anda bayarkan, maka Premi Top-up Berkala (PRUsaver) harus selalu Anda bayarkan kecuali:
(i) Anda dan Kami mengubah kesepakatan tersebut, atau
(ii) Anda menggunakan fasilitas Cuti Premi
(iii) apabila ditentukan lain berdasarkan Polis.

Premi Top-up Tunggal

Bagian dari Premi yang besarnya dapat berubah-ubah dan dapat dibayarkan setiap saat sesuai keinginan Anda sepanjang jumlahnya atau jumlah keseluruhannya untuk jangka waktu tertentu berada di dalam rentang yang telah disetujui oleh Anda dan Kami yang, setelah dikurangi dengan Biaya Top-up, merupakan tambahan dana untuk diinvestasikan.

Surat Pengajuan Asuransi Jiwa (SPAJ)

Permohonan tertulis untuk mengadakan suatu perjanjian pertanggungan yang dibuat oleh Anda dan ditandatangani sekurang-kurangnya oleh Anda dan calon Tertanggung Tanggal Perhitungan Tanggal dilakukannya perhitungan Harga Unit.

Tertanggung
Orang yang atas dirinya diadakan pertanggungan, yang dapat terdiri dari Tertanggung Utama dan Tertanggung Tambahan

Tertanggung Utama
Tertanggung pada Asuransi Dasar dan Asuransi Tambahan, apabila ada.

Tertanggung Tambahan
Orang selain Tertanggung Utama yang merupakan Tertanggung pada Asuransi Tambahan.

Uang Pertanggungan
Sejumlah uang sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Polis, yang merupakan nilai pertanggungan yang akan dibayarkan oleh Kami jika syarat–syarat pembayarannya sebagaimana tertera pada Polis telah dipenuhi.
Unit
Satuan investasi Ulang Tahun Hari yang jatuh pada tanggal dan bulan yang sama dengan tanggal dan bulan:
(i) lahirnya orang yang dimaksud; atau
(ii) terjadinya peristiwa/hal dimaksud; atau
(iii) mulai berlakunya pertanggungan, dokumen atau ketentuan dimaksud, tergantung yang mana yang berhubungan.

Usia

Usia seseorang yang ditentukan berdasarkan Ulang Tahun berikutnya dari orang yang bersangkutan.

ASURANSI TERKAIT INVESTASI

PRUmy child

PRUmy child merupakan produk inovatif – yang pertama di Indonesia - yang menyediakan perlindungan jiwa terkait investasi untuk anak Anda, sejak sebelum ia dilahirkan. PRUmy child memberikan perlindungan yang komprehensif mulai saat ia masih dalam kandungan,dilahirkan, sampai ia dewasa kelak. Mulai dari perlindungan kesehatan, finansial, dan pendidikan

Manfaat pertanggungan jiwa atas janin/calon bayi dan ibu selama masa kehamilan Manfaat komplikasi yang terjadi pada ibu dalam masa kehamilan atau sesudah melahirkan Manfaat perawatan di inkubator/Intensive Care Unit (ICU) /High Dependency Unit (HDU) untuk bayi Manfaat kelainan bawaan pada anak Manfaat pertanggungan jiwa atas anak jika meninggal dunia atau menderita cacat total dan tetap


SAHAM

Dana Rp 10 Juta Enaknya Dipakai Beli Saham Apa Ya?
Mega Capital - detikFinance

Jakarta - Pertanyaan dari pembaca Hidayat Setiawan:
Saya baru dapat dana sekitar Rp 10 juta rencananya mau dipakai investasi di saham. Kira-kira saham apa yang cocok untuk jangka panjang dengan uang segitu?

Jawaban:
Pak Hidayat, pertanyaan utamanya adalah berapa dana minimum untuk investasi saham?
Jawaban saya adalah Rp 25 ribu saja. Loh kok bisa? Becanda kali nih Pak Danny. Hehehe…. Harga saham termurah di BEI adalah Rp 50/saham.
Maka dengan asumsi membeli satu lot saja (yang terdiri dari 500 lembar saham) maka dana yang dibutuhkan hanya Rp 25 ribu (Rp 50 x 1 x 500).

Namun tentunya tidak sesederhana itu bukan? Perlu dipertimbangkan kualitas saham “Gocapers” serta money management.
Untuk menjawab berapa dana minimal yang dibutuhkan untuk berinvestasi di saham saya pikir sangat berkorelasi dengan risk and money management.
Maksudnya? Kita jangan berinvestasi di satu atau dua saham saja. Diversifikasi.
Kita tidak akan pernah tahu mana saham yang akan naik dan mana yang akan turun. Yang bisa kita lakukan adalah melakukan analisa fundamental dan teknikal untuk melihat PROBABILITAS sebuah saham akan naik atau akan turun.

Berapa banyak harus diversifikasi? Tidak ada aturan yang pasti. Biasanya antara 5 hingga 15 saham. Saya pribadi biasa masuk dengan 3 saham dulu, lalu jika semua naik melewati BEP baru saya tambah maksimal menjadi 5 atau 6 saham. Nah, katakanlah Pak Hidayat memiliki dana Rp 10 juta dan ingin investasi di 5 saham. Maka masing masing alokasi sekitar Rp 2 juta. Dengan Rp 2 juta maka maksimal harga saham yang bisa dibeli dibawah Rp 4 ribu per saham.

Namun kalau boleh saya sarankan, investasikan dulu ke reksa dana saham hingga memiliki dana lebih. Lebihnya berapa saying tidak ada guidance yang jelas. Namun sebagai patokan, banyak sekuritas di Amerika yang meminta minimal deposit sekitar US$ 2.500 per account. Sehingga kalau kita terjemahkan ke nilai Rupiah dengan asumsi kurs Rp 11 ribu, maka dana yang dibutuhkan sekitar Rp 25 hingga 30 juta.

Detik finance

Reksa Dana

Bagaimana Caranya Memantau Kinerja Reksa Dana dan Bunganya?

Saya ingin berinvestasi di reksa dana, tapi sebelumnya saya ingin mengetahui indeks prestasinya dahulu, di mana saya dapat melihat daftar indeks prestasi dan bagaimana cara menghitung bunga reksa dana apakah per bulan atau per tahun?

Jawaban:
Saya tidak mengerti apa yang dimaksud Ibu Liza dengan indeks prestasi? Saya asumsikan yang dimaksud adalah kinerja reksa dana tersebut.
Jika memang ini maksudnya, data tersebut tinggal Ibu cari di Fact Sheet.
Setiap reksa dana menerbitkan fact sheet tiap bulan yang isinya antara lain menunjukan kinerja reksa dana tersebut, baik secara individu maupun dibanding dengan benchmark.
Tinggal Ibu bandingkan saja mana yang terbaik. Saran saya lihat kinerja setahun terakhir dan tiga tahun terakhir.
Jangan terlalu fokus pada kinerja bulanan karena hal ini tidak mencerminkan secara utuh kinerja reksa dana tersebut.
Untuk mendapatkan fact sheet Ibu bisa meminta ke agen penjual reksa dana tersebut, biasanya bank atau perusahaan sekuritas.

Bagaimana menghitung bunga reksa dana? Sampai sekarang belum ada satu orang ahli pun yang mampu menghitung “bunga” reksa dana Bu. Lho kenapa? Bukankah sudah banyak ahli keuangan?

Jawabannya sangat sederhana…. karena reksa dana tidak memberikan bunga. Imbal hasil investasi berupa bunga biasanya hanya diberikan oleh deposito dan obligasi (yang disebut kupon). Reksa dana sendiri tidak memberikan bunga.

Kalau begitu bagaimana mengukur kinerja reksa dana? Biasa kita lihat NAV (Net Asset Value). NAV ini setiap hari naik atau turun (seperti harga emas atau saham) seiring dengan aset dasar reksa dana tersebut.
Untuk reksa dana saham aset dasarnya berupa saham, dan reksa dana obligasi aset dasarnya obligasi. Untuk melihat kinerja NAV, saya sarankan lihat dalam setahun
terakhir.

Sbr : detik finance

Sponsored links Rabu, 30/10/2013 08:26 WIB Bagaimana Caranya Memantau Kinerja Reksa Dana dan Bunganya? Danny Eugene - detikFinance Jakarta - Pertanyaan dari pembaca Liza Agustina: Saya ingin berinvestasi di reksa dana, tapi sebelumnya saya ingin mengetahui indeks prestasinya dahulu, di mana saya dapat melihat daftar indeks prestasi dan bagaimana cara menghitung bunga reksa dana apakah per bulan atau per tahun? Jawaban: Saya tidak mengerti apa yang dimaksud Ibu Liza dengan indeks prestasi? Saya asumsikan yang dimaksud adalah kinerja reksa dana tersebut. Jika memang ini maksudnya, data tersebut tinggal Ibu cari di Fact Sheet. Setiap reksa dana menerbitkan fact sheet tiap bulan yang isinya antara lain menunjukan kinerja reksa dana tersebut, baik secara individu maupun dibanding dengan benchmark. Tinggal Ibu bandingkan saja mana yang terbaik. Saran saya lihat kinerja setahun terakhir dan tiga tahun terakhir. Jangan terlalu fokus pada kinerja bulanan karena hal ini tidak mencerminkan secara utuh kinerja reksa dana tersebut. Untuk mendapatkan fact sheet Ibu bisa meminta ke agen penjual reksa dana tersebut, biasanya bank atau perusahaan sekuritas. Bagaimana menghitung bunga reksa dana? Sampai sekarang belum ada satu orang ahli pun yang mampu menghitung “bunga” reksa dana Bu. Lho kenapa? Bukankah sudah banyak ahli keuangan? Jawabannya sangat sederhana…. karena reksa dana tidak memberikan bunga. Imbal hasil investasi berupa bunga biasanya hanya diberikan oleh deposito dan obligasi (yang disebut kupon). Reksa dana sendiri tidak memberikan bunga. Kalau begitu bagaimana mengukur kinerja reksa dana? Biasa kita lihat NAV (Net Asset Value). NAV ini setiap hari naik atau turun (seperti harga emas atau saham) seiring dengan aset dasar reksa dana tersebut. Untuk reksa dana saham aset dasarnya berupa saham, dan reksa dana obligasi aset dasarnya obligasi. Untuk melihat kinerja NAV, saya sarankan lihat dalam setahun terakhir.

INVESTASI

PERBANDINGAN RESIKO DAN KEUNTUNGAN INVESTASI SAHAM

Pertanyaan :
Saya mau tanya kalau misalnya saya mau bikin tulisan tentang perbandingan resiko dan return dalam 5 tahun, lalu dari mana kita bisa dapat data harga saham, probabilitas, dan dividennya?

Soalnya kalau saya lihat harga saham itu kan berubah-ubah tiap waktunya. Lalu kita pakai yang mana? Terima kasih sebelumnya.

Jawaban:
Kepada Mbak Ajeng, Terima kasih atas pertanyaannya. Pertama-tama saya hendak menyamakan persepsi dulu dengan apa yang dimaksud
“Perbandingan Risiko dan Return”.

Dalam trading biasanya yang dimaksud return adalah potensi kenaikan harga saham dan resiko adalah potensi penurunan harga saham.
Sebagai contoh kita ambil saham Semen Indonesia (SMGR).

Katakanlah setelah kita melakukan analisa (entah fundamental atau pun teknikal), kita menargetkan harga saham SMGR dapat naik hingga ke level Rp 17.550 per lembar, sehingga jika kita membandingkan dengan harga terakhir SMGR Rp 15.600 per lembar (harga tanggal 12/5) terdapat upside potential gain sebesar 12.5%.
Namun jika ternyata analisa kita keliru, harga saham SMGR dapat turun ke level Rp 14.650 per lemvbar sehingga terdapat downside potential loss sebesar 6,1%. Sehingga jika kita hendak membeli saham SMGR terdapat perbandingan return-to-risk ratio 2x (12,5%/6,1%).
Saran saya adalah cari saham yang return-to-risk ratio-nya minimal 3x.

Untuk mencari data historical pergerakan harga saham pertama tama dapat dilihat di Annual Report yang diterbitkan emiten.

Biasanya dalam Annual Report terdapat data pergerakan harga saham di tahun yang bersangkutan. Data terkait Dividen juga ada di Annual Report. Bisa juga dilihat di portal Yahoo!Finance dengan memasukan ticker saham dengan akhiran “JK” (Contoh: SMGR.JK) di bagian Quote Lookup.
Semoga menjawab dan sukses untuk tulisannya.

Sumber : detik Finance

Jumat, 09 Januari 2015

PRUDENTIAL Life Assurance: PERENCANAAN KEUANGAN

PRUDENTIAL Life Assurance: PERENCANAAN KEUANGAN

Bpjs bisa bikin Bangkrut RUMAH SAKIT

Dok / id.wikipedia.org
BPJS ingin anggota pesertanya berobat ke rumah sakit. Tapi, harga ditentukan oleh BPJS.

JAKARTA – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dilaksanakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bukan hanya ditolak oleh sejumlah rakyat, namun juga oleh kalangan dokter yang menjadi ujung tombak pelaksana program tersebut.

Dokter-dokter yang tergabung di dalam Dokter Indonesia Bersatu (DIB) sebagai organisasi alternatif dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) saat ini secara serius mendiskusikan program yang dipastikan bukan hanya merugikan rakyat, tetapi juga rumah sakit dan kalangan pekerja medis.

Eva Sri Diana, dokter spesialis paru yang aktif menggerakkan DIB, menegaskan bahwa BPJS Kesehatan sangat merugikan dokter dan rumah sakit, apalagi pasien. “Cuma orang aneh yang bilang BPJS nggak bikin tekor rumah sakit. Kecuali dia memang orang suruhan pejabat BPJS,” kata dia kepada tegasnya kepada SH di Jakarta, Senin (27/1).
Menurut dia, biaya pengobatan setiap pasien tidak dibayar oleh BPJS sampai sembuh.
Tetapi, sudah disiapkan paket-paket pembiayaan di dalam sistim INA CBG’s. “Jadi, tidak peduli sembuh atau tidak.
BPJS hanya bayar sesuai tarif yang dalam INA CBG’s.
BPJS tidak mau tahu rumah sakit atau pasien punya duit untuk menutupi kekurangan atau tidak,” dia menjelaskan.

Menurut dia, sangat aneh dan lucu, BPJS ingin anggota pesertanya berobat ke rumah sakit. Tapi, harga ditentukan oleh BPJS.
“BPJS tidak mau tahu itu harga bikin rugi atau nggak. Aneh, kan? Terus pake maksa dengan undang-undang dan tangan pemerintah, menindas dokter dan rumah sakit,” ia menambahkan.
Direktur Pusing Eva Sri Diana menjelaskan, walaupun harga yang dibayar di bawah standar, rumah sakit pemerintah tetap melayani pasien.
Karena direktur dan manajemen takut dipecat jika tidak ikut program pemerintah.
Walaupun dengan risiko tekor. Kalaupun belum bangkrut, menurut dia, rumah sakit tidak memiliki dana untuk menutupi kebutuhan obat para pasien.
“Karena nggak punya dana buat beli obat-obatan, akibatnya obat banyak kosong.
Akhirnya, pasien terpaksa harus beli obat sendiri di luar rumah sakit.
Kan pasien juga yang rugi. Apalagi, kalau pasien miskin atau karena sakit terus miskin,” ujar dia.

Ia memastikan kalau ini terus terjadi, bisa dibayangkan berapa banyak rumah sakit yang akan bangkrut.
Rakyat juga yang rugi. Ia mencontohkan, untuk CT scan pada setiap organ tubuh dipukul rata hanya dihargai Rp 250.000.
Padahal, kebutuhan untuk masing masing organ tubuh biayanya berbeda-beda.
Misalnya biaya CT-Scan kepala dan paru, beda.
“Dan yang tekor banget, obat kontras untuk CT scan ini saja sekarang Rp 400.000. Kan rumah sakit nggak bisa minta ke pasien.

Akhirnya rumah sakit yang nalangin terus nombok dan tekor dong,” ujar dia.
Menurut Eva, saat ini, yang paling pusing adalah para direktur rumah sakit.
Mereka tahu jatah harga dari BPJS untuk berbagai pelayanan kesehatan tidak mungkin dijalankan, tapi mereka takut membantah BPJS.
“Ada senior saya, direktur salah satu rumah sakit pemerintah Tipe A. Punya pasien pascarawat habis biaya Rp 20 jutaan, tapi BPJS hanya bayar 2,4 juta. Sisanya? Yah, terpaksa rumah sakit nanggung sendiri.
Satu atau dua pasien saja sudah bikin rugi, gimana kalau banyak pasien. Ini sistem berlaku seluruh Tanah Air lo,” ujar dia.
Calon dokter spesialis jantung, Erta Priadi Wirawijaya, menjelaskan untuk pengidap sakit jantung akan beruntung jika pasien tinggal di sebelah rumah sakit nasional seperti Rumah Sakit Harapan Kita atau Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.
Karena harapan hidup Anda akan lebih baik karena plafon pengobatan yang menjadi hak pasien dari BPJS untuk perawatan kelas 3 adalah Rp 10,2 juta hingga Rp 23,2 juta. “Jumlah sebesar itu cukup bagi rumah sakit bisa memberikan obat yang semestinya yaitu fibrinolitik seperti Streptase yang harganya setelah kena pajak sekitar Rp 5 jutaan,” jelas dokter yang melayani di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung ini. Fibrinolitik seperti Streptase adalah obat peluruh gumpalan darah.

Namun jika pasien hidup di daerah terpencil, seperti Pangandaran, Jawa Barat, dan hanya bisa dibawa ke rumah sakit kecil Kelas D, plafon yang menjadi haknya dari BPJS untuk perawatan kelas 3 adalah hanya Rp 2,9 juta hingga Rp 6,7 juta. “Jumlah sebesar itu bisa jadi hanya cukup untuk perawatan seminggu di ruang biasa dengan obat seadanya,” dia menjelaskan.
Artinya, menurut dia, BPJS akan membiarkan jantung pasien dari daerah terpencil rusak karena komplikasi yang menyertai serangan jantung sangat rentan terjadi.
“Diskriminasi oleh pembuat kebijakan dilakukan karena Anda tinggal di daerah dan datang ke rumah sakit yang kecil,” kata dia

Penurunan Kualitas Dr Erta Priadi Wirawijaya melanjutkan, telah terjadi penurunan kualitas yang cukup signifikan buat pemilik kartu ASKES atau JAMSOSTEK.
Hampir di setiap rumah sakit, jumlah obat dibatasi sehingga pasien harus kontrol kembali dalam waktu yang relatif singkat.
“Bayangkan jika hal ini dialami oleh pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan obat seumur hidupnya.
Pasien yang sudah lanjut usia, dengan keterbatasan akibat penyakit yang dideritanya terpaksa datang berulang kali untuk kontrol dan mengambil obat.
Hal ini tentunya merepotkan, mereka juga terpaksa akan mengeluarkan biaya yang jauh lebih besar untuk transportasi,” kata dia.

Menurut dia, banyak tindakan medis berbiaya tinggi ditunda karena kompensasi INA-CBG yang terlalu rendah.
Untuk permasalahan jantung ada banyak sekali tindakan medis yang hanya dihargai 1/3 atau bahkan 1/4 nilai yang umumnya diperlukan.

Contohnya, adalah tindakan operasi by pass arteri koroner. Tindakan ini hanya dihargai Rp 33-45 juta di rumah sakit Kelas A. Padahal, tindakan ini umumnya membutuhkan biaya sekitar Rp 100-150 juta.

“Saya pikir kalau memang rumah sakit dipaksa memberikan pelayanan tersebut dengan harga serendah itu, maka rumah sakit dengan cepat akan gulung tikar. Tidak mungkinlah mereka rela nombok hingga puluhan juta untuk suatu tindakan.
Akhirnya, sisanya ya, diminta ke pasien,” dia menjelaskan.
Bukan untuk Kesehatan Beberapa orang masih berpandangan hanya perlu mengkoreksi sistim INA-DRG’s yang dijalankan oleh BPJS.
Padahal INA CBG's memang dibuat untuk membatasi dana yang keluar dari BPJS agar dana yang terkumpul bisa diinvestasikan.

“Karena BPJS dibentuk kumpulin duit secara cepat dan murah untuk menjalankan roda ekonomi, bukan untuk kesehatan.
Belum lagi untuk menggaji karyawan sampai direksinya, untuk operasional, administrasi dan gedung,” ujar Koordinator Komite Nasional Pengawasan BPJS Roy Pangharapan kepada SH beberapa waktu silam.
Termasuk, menurut dia, untuk membiayai kegiatan promotif dan preventif kesehatan yang biasanya berbau proyek koruptif.

“Kemungkintan kalau hanya untuk menaikkan insentif dokter mungkin akan diberikan setinggi-tingginya. Tujuannya agar dokter tidak anti-BPJS.
Tapi, untuk membiayai penuh semua pelayanan kesehatan pasien seperti Jamkesmas, pasti tidak dikasih,” ujar Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Jabodetabek ini.
Menurut dia, pembebasan penuh itu akan memotong gaji direksi, manajemen sampai karyawan BPJS, operasional, administrasi, dan gedung.
Tidak mungkin mungkin lagi bikin proyek promotif dan preventif yang bisa jadi ladang korupsi.

Menurut Koordinator Front Nasional Menolak BPJS, Joko Heriyono, tetap rakyat akan dipungut iuran langsung dan buruh/PNS dan TNI dipotong lewat gaji dan upah.
Dengan begitu, walaupun tidak sakit, rakyat diperintahkan untuk memikul beban di pundaknya atas nama gotong royong.

“Kalau nggak bayar iuran maka tidak dilayani oleh BPJS dan kena sanksi lain. Pemberi kerja bahkan didenda dan bisa dikurung penjara,” ujar pimpinan Serikat Pekerja Nasional (SPN) ini.
Padahal, menurut dia, perintah UUD'45 adalah negara melindungi seluruh rakyatnya.
Namun, dengan BPJS, rakyat harus bayar dulu baru mendapatkan perlindungan. Jadi, walau secara teknis bisa dikoreksi, tetapi menurut dia tetap saja BPJS adalah sebagai mesin komersialisasi asuransi kesehatan.
Secara teknis ditambal sulam supaya enak diterima.
Tetapi, secara prinsip adalah perampasan hak rakyat atas kesehatan.

“Bagi orang yang masih mampu membayar mungkin tidak masalah. Tetapi setelah pensiun, purnawirawan, buruh, tani, tukang cendol, ojek, dan pedagang kecil gimana?”

Sumber : Sinar Harapan

Kamis, 08 Januari 2015

PINANSIAL

CARA SEDERHANA MENGELOLA KEUANGAN.

Dokumentasi Ayahbunda

Masalah keuangan adalah hal yang umum dialami keluarga muda, apalagi di tahun-tahun pertama menjalani kehidupan berumahtangga.
Belum lagi si kecil tak lama kemudian hadir di tengah Anda dan pasangan.

Benarkah masalahnya terletak dari besar-kecilnya pendapatan keluarga? “
Seringkali masalahnya bukan terletak pada penghasilan yang kurang, tapi kebiasaan yang salah dalam mengelola uang,” ungkap Ligwina Hananto, ahli perencanan keuangan dalam sebuah acara Ayahbunda beberapa waktu lalu.

Ternyata, dalam kenyataan, seorang ayah yang berpenghasilan ratusan juta rupiah bisa mengalami shock ketika menemukan uangnya tinggal Rp. 500.000,00 sebelum akhir bulan. Ligwina memberikan beberapa kunci untuk mengelola keuangan secara sederhana:

1. Pahami portfolio keuangan keluarga Anda. Jangan sampai Anda tak tahu isi tabungan, jumlah tagihan listrik, telepon, servis mobil, belanja, biaya periksa dokter dan lainnya. Anda harus tahu berapa hutang kartu kredit, pinjaman bank atau cicilan rumah dan mobil.

2. Susun rencana keuangan atau anggaran. Rencana keuangan yang realistis membantu Anda bersikap obyektif soal pengeluaran yang berlebihan. Tak perlu terlalu ideal, sehingga lupa kebutuhan diri sendiri. Tak ada salahnya memasukkan kebutuhan pergi ke salon, spa atau clubbing. Yang penting, anggarkan jumlah yang realistis dan Anda pun harus patuh dengan anggaran tersebut.

3. Pikirkan lebih seksama pengertian antara “butuh” dan “ingin”. Tak jarang kita membelanjakan uang untuk hal yang tak terlalu penting atau hanya didorong keinginan, bukan kebutuhan. Buatlah daftar berupa tabel yang terdiri dari kolom untuk item belanja, kebutuhan dan keinginan. Setelah mengisi kolom item belanja, isilah kolom “kebutuhan” dan “keinginan” dengan tanda cek (V). Dari sini pertimbangkan dengan lebih matang, benda atau hal yang perlu Anda beli/penuhi atau tidak.

4. Hindari hutang. Godaan untuk hidup konsumtif semakin besar. Tapi bukan berarti dengan mudah Anda membeli berbagai benda secara kredit.
Tumbuhkan kebiasaan keuangan yang sehat dimulai dari yang sederhana, seperti tak memiliki hutang konsumtif.

5. Meminimalkan belanja konsumtif. Bertemu teman lama untuk bertukar pikiran di kafe terkadang memang perlu, tapi tak berarti Anda harus melakukannya di setiap Jumat sore. Anda bisa gunakan pengeluaran ini untuk menabung atau memenuhi kebutuhan lain.
6. Tetapkan tujuan atau cita-cita finansial. Susun target keuangan yang ingin Anda raih secara berkala, bersama pasangan. Tetapkan tujuan spesifik, realistis, terukur dan dalam kurun waktu tertentu. Tujuan ini membantu Anda lebih fokus merancang keuangan. Misalnya, bercita-cita punya dana pendidikan prasekolah berstandar internasional dan sebagainya.

7. Menabung, menabung, menabung. Ubah kebiasaan dan pola pikir. Segera setelah menerima gaji, sisihkan untuk tabungan dalam jumlah yang telah Anda rencanakan sesuai tujuan atau cita-cita finansial keluarga Anda. Sebaiknya, Anda memiliki rekening terpisah untuk tabungan dan kebutuhan sehari-hari.

8. Berinvestasilah! Tentu Anda tak akan puas dengan hanya menunggu tabungan membumbung. Padahal cita-cita Anda untuk keluarga “selangit”. Inilah saat yang tepat untuk juga memikirkan investasi. Kini bentuknya macam-macam. Takut akan risiko investasi?! Tak perlu khawatir, Anda hanya perlu belajar pada ahlinya. Konsultasikan keuangan Anda dengan ahli keuangan yang handal!

ARTIKEL REKOMENDASI Mempersiapkan Dana Pendidikan5 Kiat Hindari Hutang5 Pos Dana Keuangan Rumah Tangga5 Pos Penting di Awal Tahun5 Resolusi Finansial5 Tanda Keuangan “Sehat”Aman Menggunakan Kartu Kredit Atasan Lebih Muda ARTIKEL LAINNYA Bekas Operasi Caesar Sakit Lagi (Femina.co.id) Balm 2 In 1 (Femina.co.id) Dana Naik Haji (Femina.co.id) Zodiak Mama 18 - 24 Juni 2012 (Part II) (Parenting.co.id) Fakta Tentang Pemanis Buatan (Parenting.co.id) keluar urin saat bersin (Parenting.co.id) Resolusi #14: Menaikkan Berat Badan (Pesona.co.id) Haruskah kita menjadi Gandari? Menutup Mata dan Memilih Buta (Pesona.co.id) Pelankan Ritme Hidup [1] (Pesona.co.id) Komentar 200 karakter tersedia **

Rabu, 07 Januari 2015

ASURANSI

Asuransi adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tindakan, sistem, atau bisnis di mana perlindungan finansial (atau ganti rugi secara finansial) untuk jiwa, properti, kesehatan dan lain sebagainya .

Mendapatkan penggantian dari kejadian-kejadian yang tidak dapat diduga yang dapat terjadi seperti kematian, kehilangan, kerusakan atau sakit, di mana melibatkan pembayaran premi secara teratur dalam jangka waktu tertentu.
sebagai ganti polis yang menjamin perlindungan tersebut. [1]

Istilah "diasuransikan" biasanya merujuk pada segala sesuatu yang mendapatkan perlindungan.[1]

Selasa, 06 Januari 2015

INVESTASI

Selasa, 11/11/2014 07:29 WIB

ADA UANG LEBIH Rp 500 Ribu/Bulan, Simpan di REKSADANA atau SAHAM ?

Hai nama saya David umur saya saat ini 22 tahun. Saya sedang bingung ingin menginvestasikan uang saya setiap bulan sekitar Rp 500 ribu.

Saya masih bingung untuk menginvestasikan uang saya itu ke produk investasi saham atau atau produk investasi reksa dana saham. Sebetulnya saya menginginkan produk investasi itu berjangka menengah dan berjangka panjang untuk jangka waktu 5-10 tahun untuk yang menengah dan 10-20 tahun untuk yang berjangka panjang.

Mohon bantuannya untuk pemecahan masalah saya ini. Terima kasih.

Jawaban:
Kepada Pak David yang sedang bingung, saran saya sangat sederhana. Berinvestasi lah ke sesuatu yang Pak David mengerti. Prinsip dasar investasi sama seperti prinsip hidup secara umum, lakukan sesuatu yang kita telah mengerti.

Jika belum mengerti ya belajar dulu sampai mengerti baru lakukan. Apakah sebaiknya investasi di saham atau reksa dana saham? Tergantung keterampilan Pak David untuk investasi di saham atau reksa dana saham.
Jika Pak David sudah menguasai teknik berinvestasi di saham secara langsung (baik trading atau long-term investor) maka sebaiknya Pak David investasi di saham. Namun sebaliknya jika belum 'pede' terjun langsung di saham ya sebaiknya investasi di reksa dana saham. Biar para fund manager yang mengelola.

Jika memutuskan untuk berinvestasi di reksa dana, maka saya sarankan masuk ke reksa dana campuran untuk investasi jangka waktu 5 hingga 10 tahun ,dan yang untuk jangka waktu 10 hingga 20 tahun saya sarankan di reksa dana saham. Semoga setelah membaca jawaban saya ini hilang sudah kebingunan Pak David.

Salam investasi.