Kamis, 18 Juni 2015
10 Tips Memilih Asuransi Kesehatan
PT. Prudential Life Assurance
10 Tips Memilih Asuransi Kesehatan
Dengan beragamnya penawaran dan produk-produk asuransi kesehatan yang ada, memilih satu asuransi kesehatan untuk memproteksi diri dan keluarga Anda bukanlah suatu hal yang mudah. Saat ini ada banyak perusahaan yang menawarkan asuransi kesehatan di seluruh dunia, juga di Indonesia. Utamanya, kesulitan terjadi ketika harus memilih mana polis asuransi kesehatan yang paling menguntungkan, baik dari segi premi yang harus dibayar maupun dari keuntungan yang akan diberikan. Selain itu, hal lain yang juga perlu mendapat perhatian adalah syarat-syarat yang harus diberikan ketika ingin melakukan klaim asuransi. Umumnya, pihak asuransi akan mempersulit Anda untuk menggunakan asuransi kesehatan ketika akan berobat. Selalu ada persyaratan “tersembunyi” yang seolah menghalangi Anda untuk mendapatkan hak dari hasil bayar premi asuransi. Jangan sampai ada “udang di balik batu” dalam isi polis asuransi kesehatan yang Anda miliki. Karena itu, berikut ini kami berikan 10 tips memilih asuransi kesehatan agar Anda tidak terjebak membeli asuransi kesehatan yang tidak menguntungkan.
1. Ketahui kebutuhan sesungguhnya
Tips memilih asuransi kesehatan yang pertama adalah mengetahui kebutuhan yang sesungguhnya. Untuk memilih satu asuransi kesehatan yang tepat, konsumen harus mengetahui kebutuhan sesungguhnya dari asuransi yang akan dibeli dan ekspektasi yang diinginkan. Konsumen harus memilih perusahaan asuransi kesehatan yang memiliki produk yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jaminan yang diberikan juga harus diteliti lebih detail, dan perhatikan apakah dapat berlaku dengan kondisi kesehatan Anda, keluarga, dan penghasilan Anda.
2. Tentukan proteksi yang diinginkan
Beberapa perusahaan menawarkan perlindungan timbal balik kepada para karyawannya. Analisis saat ini mengenai proteksi sebuah asuransi menunjukkan keuntungan dan batasan yang diberlakukan oleh sebuah perusahaan asuransi kesehatan. Jika memang dibutuhkan, konsumen dapat memilih proteksi yang diberikan oleh sebuah perusahaan asuransi karena lebih komplet. Namun, jika tidak terlalu membutuhkan perlindungan dari asuransi kesehatan, Anda cukup menggunakan asuransi yang diberikan oleh perusahaan.
3. Membandingkan penawaran
Memiliki perlindungan asuransi kesehatan sangatlah penting, karena itu Anda harus memilihnya dengan sangat hati-hati. Untuk mendapatkan asuransi kesehatan terbaik dari segi harga yang dibayarkan, Anda perlu membandingkan sebanyak-banyak penawaran asuransi kesehatan yang ada. Intinya adalah untuk memilih penawaran yang paling cocok dengan kebutuhan dan ekspektasi Anda. Selain itu, kita juga harus membandingkannya dengan formula yang sama. Buatlah daftar pertanyaan untuk membandingkan semuanya.
Bingung memilih antara asuransi kesehatan dan asuransi jiwa? Cari tahu perbedaan antara asuransi kesehatan dengan asuransi jiwa di sini
4. Meminta bantuan pihak ketiga
Untuk memudahkan proses pemilihan produk asuransi kesehatan, Anda juga dapat meminta bantuan seorang profesional untuk melakukan hal tersebut. Para profesional ini disebut dengan “broker” atau “broker asuransi”. Broker asuransi akan membantu memfasilitasi Anda dengan perusahaan asuransi dan memilihkan asuransi kesehatan mana yang sangat cocok dengan kebutuhan Anda.
5. Pilih perusahaan asuransi yang tidak merepotkan
Asuransi kesehatan dapat mengurangi biaya yang dikeluarkan untuk berobat, bahkan Anda bisa juga melakukan refund. Untuk beberapa perusahaan asuransi, mereka menggunakan kuesioner untuk mengurangi permintaan asuransi dari orang-orang yang berisiko sering terkena penyakit. Hindari perusahaan yang syarat-syaratnya terlalu repot dan memperkecil tingkat proteksi Anda.
6. Lakukan simulasi pembayaran
Tips memilih asuransi kesehatan yang berikutnya adalah melakukan simulasi pembayaran. Memahami proses reimburse yang didapat dari perusahaan asuransi kesehatan juga penting untuk menghindari kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan, terutama hal-hal yang tidak memihak Anda untuk mendapatkan reimburse. Cara terbaik adalah dengan meminta perusahaan asuransi untuk melakukan simulasi penuh agar Anda memahami produk mereka secara lengkap.
7. Pahami apa saja yang bisa di-reimburse
Saat ini, perusahaan asuransi kesehatan mendukung resep obat untuk vaksin dan obat yang terkait dengan ketergantungan terhadap tembakau. Namun, Anda harus mengetahui hal apa saja yang dapat di-reimburse ke perusahaan asuransi agar Anda tidak terkejut apabila sudah telanjur mengeluarkan uang untuk sesuatu hal. Atau, cara lainnya adalah Anda melakukan konfirmasi terlebih dahulu ke perusahaan asuransi sebelum, misalnya, berobat ke rumah sakit tertentu atau membeli obat di apotek.
8. Negosiasikan masa menunggu
Selama masa menunggu, beberapa layanan tidak dapat digunakan berdasarkan perjanjian. Karena itu, konsumen harus berusaha untuk memperpendek masa menunggu tersebut, bahkan kalau bisa menghilangkan masa menunggu tersebut.
9. Pertimbangkan tiga hal penting ini
Jaminan gigi, mata, dan pelayanan rumah sakit adalah tiga hal utama yang harus diperhatikan. Langsung tolak saja produk asuransi kesehatan yang tidak memberikan perlindungan pada tiga hal tersebut. Padahal, tiga hal tersebut adalah alasan utama para konsumen untuk membeli produk asuransi kesehatan. Apalagi, untuk perlindungan gigi dan mata merupakan dua hal yang kesehatannya harus dicek secara reguler.
10. Mengubah kontrak jika diperlukan
Tips memilih asuransi kesehatan yang terakhir adalah jangan ragu untuk mengubah kontrak jika memang diperlukan. Selama masa berlaku asuransi kesehatan yang dimiliki, jumlah anggota keluarga maupun kondisi fisik individu pasti akan berubah. Karena itu, sangat dianjurkan agar Anda membuat perjanjian dengan perusahaan asuransi untuk dapat mengubah isi polis asuransi kesehatan yang sebelumnya telah dimiliki. Sebuah perusahaan asuransi kesehatan yang baik akan membantu untuk memberikan saran perlindungan yang lebih baik terhadap Anda maupun anggota keluarga Anda.
Cara klaim asuaransi Prudential
PT. Prudential Life Assurance
Cara Mudah Mengklaim Asuransi Kesehatan
Kesehatan itu mahal harganya. Ungkapan tersebut benar adanya. Anugerah yang diberikan Tuhan tersebut membuat kita bersyukur betapa pentingnya menjaga kesehatan. Pasalnya, jika tubuh tak berdaya karena diserang penyakit rasanya sangat mengganggu. Anda tentu tidak bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan sempurna. Penyakit dan musibah yang menyerang tubuh Anda datangnya tanpa permisi. Mereka bisa tiba kapan saja semaunya. Oleh sebab itu, Anda harus membekali tubuh Anda dengan proteksi.
Perlindungan yang Anda butuhkan bisa berupa asuransi kesehatan. Hal ini disinyalir untuk mengantisipasi serangan penyakit kapan saja, sekaligus mengatasi biaya perawatan rumah sakit yang semakin lama semakin mahal. Melalui asuransi kesehatan, Anda tidak perlu bingung lagi mau mencari dana ke mana di saat sedang mengalami keadaan darurat. Asuransi kesehatan ini memang tidak gratis. Syaratnya Anda tinggal membayar sejumlah premi dan ketika sakit nanti perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah uang untuk mengganti biaya rumah sakit.
Klaim asuransi kesehatan ada dua cara. Pertama menggunakan kartu atau cara cashless. Cara kedua adalah dengan sistem reimburse. Dua metode ini dapat Anda pilih ketika sedang mengajukan asuransi kesehatan.
Menggunakan Kartu atau Cashless :
Cara klaim asuransi kesehatan yang pertama ini lebih disukai oleh nasabah asuransi. Mengapa demikian? Ketika berobat di rumah sakit, nasabah hanya tinggal menunjukkan kartu asuransi tanpa membayar sepeser pun. Ada perusahaan asuransi yang mengeluarkan kartu asuransi kesehatan dan biaya perawatan akan ditagih langsung dari perusahaan asuransi. Kartu asuransi ini dapat digunakan untuk rawat inap di rumah sakit dan rawat jalan dan jenis pelayanan kesehatan yang termasuk dalam pertanggungjawaban perusahaan asuransi sesuai dengan ketentuan polis.
Kartu asuransi ini memberikan keuntungan pada pemegang polis. Asalkan rumah sakit yang Anda kunjungi saat hendak berobat atau rawat inap telah bekerja sama dengan perusahaan asuransi. Sebelum Anda berobat disarankan untuk mencari tahu apakah asuransi kesehatan Anda dapat digunakan di rumah sakit tujuan. Dari sekian banyak rumah sakit yang bekerja sama, Anda bisa memilih yang jaraknya terjangkau dari rumah, reputasinya baik dan pelayanan kesehatannya mumpuni.
Proses Klaim Riwayat Inap
Pastikan Anda menghubungi Pelayanan Medis 24 jam di rumah sakit tujuan sebelum rawat inap dilakukan, atau maksimal 2 x 24 jam setelah rawat inap dilakukan (jika keadaan darurat).
Klarifikasi ketertanggungan diri Anda akan terlebih dahulu dilakukan oleh Petugas Pelayanan Medis 24 jam. Informasi yang akan ditanyakan meliputi :nama Anda (pemegang kartu asuransi kesehatan), nomor telepon, nomor Polis, tanggal lahir, nama Rumah Sakit dan Dokter yang ingin dituju (jika ada), surat rujukan dari dokter, gejala atau kondisi medis yang Anda hadapi sehingga memerlukan rawat inap
Petugas Pelayanan Medis 24 jam dapat memberikan referensi atau informasi mengenai Rumah Sakit yang menjadi rekanan/provider atau Anda dapat memilih Rumah Sakit sesuai dengan keinginan Anda asalkan masuk dalam daftar provider. Sesegera mungkin setelah Anda tiba di Rumah Sakit harus menunjukkan kartu asuransi Anda kepada petugas administrasi rumah sakit
Selama perawatan Anda memenuhi ketentuan dan batas maksimal manfaat yang tertera di Polis Anda, Anda tidak perlu mengkhawatirkan biaya perawatan di Rumah Sakit. Biaya-biaya yang timbul sehubungan perawatan tersebut akan dijamin atau ditanggung terlebih dahulu oleh asuransi kesehatan. Apabila ada selisih yang melebihi batas maksimal manfaat yang tertera dalam Polis, termasuk apabila Anda dirawat inap di kamar yang biayanya di atas batas manfaat polis Anda, maka selisih biaya yang dimaksud akan diinformasikan kepada Anda. Selisih dari biaya tersebut, harus Anda bayarkan ke Rumah Sakit sebelum Anda meninggalkan Rumah Sakit
Proses Klaim Rawat Jalan
Klaim asuransi kesehatan untuk rawat jalan sesuai dengan yang tertera di Ringkasan Polis dan Ketentuan Polis, dapat Anda ajukan setelah pengobatan dilakukan, dengan ketentuan sebagai berikut :
Mengisi formulir Klaim dengan lengkap, jelas dan benar. Formulir dapat diperoleh di Kantor Pusat penerbit asuransi atau website resminya.
Melengkapi dokumen persyaratan klaim, yaitu :
Semua kuitansi dan tanda terima asli atas biaya perawatan
Laporan Lengkap dari Dokter / SKD (Surat Keterangan Dokter)
Perincian biaya perawatan dari Dokter, termasuk biaya obat-obatan dan jasa yang diberikan
Menggunakan Sistem Reimburse :
Metode yang kedua ini sebenarnya lebih praktis jika dibanding dengan yang pertama. Nasabah dapat dengan leluasa memilih rumah sakit mana yang akan dituju. Setelah keluar dari rumah sakit, nasabah terlebih dahulu membayarkan biaya rumah sakitnya. Kemudian Anda tinggal melengkapi formulir dan memberikan kuitansi asli pembayaran rumah sakit kepada perusahaan asuransi. Plus dokumen-dokumen lain yang diperlukan perusahaan asuransi.
Perusahaan asuransi akan menggantikan sejumlah biaya yang telah Anda keluarkan setelah formulir Anda terisi lengkap. Supaya klaimnya cepat disetujui, Anda harus mengisi formulir klaim dengan benar, lengkap dan memberikan semua dokumen yang diperlukan. Walaupun nasabah lebih leluasa dalam memilih rumah sakit, dengan cara seperti ini nasabah harus menalangi dahulu biaya rumah sakit yang diperlukan. Kedua cara tersebut dapat Anda gunakan untuk mengklaim asuransi kesehatan Anda.
Langganan:
Postingan (Atom)