Kamis, 26 Februari 2015
REKSA DANA
Tentang Reksa Dana .
Jenis Jenis Reksa Dana Secara umum,
Reksa Dana Terbagi 3, yaitu :
Reksa Dana Terbuka, Reksa Dana Indeks,
Reksa Dana Terproteksi.
Reksa Dana Terbuka
Reksa Dana Terbuka
adalah reksa dana yang dapat dibeli dan dijual sewaktu-waktu setiap hari bursa.
Reksa Dana Terbuka dibagi menjadi beberapa jenis tergantung dari isi portofolionya, yaitu :
1. Reksa Dana Pasar Uang
Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) adalah reksa dana yang asetnya harus diinvestasikan pada efek bersifat utang yang diterbitkan dengan jangka waktu tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan sisa jatuh temponya tidak lebih dari dari 1 (satu) tahun.
Imbal hasil dan risiko pada RDPU paling rendah dibandingkan reksa dana lainnya. RDPU ditujukan bagi Anda yang sangat konservatif, yaitu Anda yang menginginkan pendapatan yang teratur dengan tingkat risiko kerugian rendah, dan memiliki jangka waktu investasi kurang dari 1 tahun.
2. Reksa Dana Pendapatan Tetap adalah reksa dana yang minimum 80% asetnya harus diinvestasikan pada obligasi baik korporasi maupun pemerintah.
Imbal hasil dan resiko pada Reksa Dana Pendapatan Tetap relatif lebih tinggi dibandingkan Reksa Dana Pasar Uang.
Reksa Dana Pendapatan Tetap ditujukan bagi Anda yang konservatif, yaitu Anda yang menginginkan adanya sedikit pertumbuhan nilai pokok investasi dan telah sanggup menerima adanya penurunan nilai investasi sesaat, dan memiliki jangka waktu investasi antara 1 sampai 3 tahun.
3. Reksa Dana Campuran
adalah Reksa Dana yang melakukan investasi pada Efek Bersifat Ekuitas, Efek Bersifat Utang, dan/atau instrumen pasar uang dalam negeri yang masing-masing tidak melebihi 79% (tujuh puluh sembilan perseratus) dari Nilai Aktiva Bersih, dimana dalam portofolio Reksa Dana tersebut wajib terdapat Efek Bersifat Ekuitas dan Efek Bersifat Utang.
Reksa Dana Campuran ditujukan bagi Anda yang bersifat moderat, yaitu Anda yang menginginkan pertumbuhan investasi yang cukup tinggi dan sanggup menoleransi adanya fluktuasi atas nilai investasi, dan memiliki jangka waktu investasi antara 3 sampai 5 tahun.
4. Reksa Dana Saham
adalah reksa dana yang minimum 80% asetnya harus diinvestasikan pada saham. Investasi di Reksa Dana Saham merupakan investasi yang paling berisiko, akan tetapi mempunyai potensi pertumbuhan nilai investasi yang relatif paling tinggi dibandingkan semua jenis reksa dana.
Reksa Dana Saham ditujukan bagi Anda yang bersifat agresif, yaitu Anda yang menginginkan pertumbuhan investasi yang tinggi dalam jangka panjang dan sanggup menoleransi fluktuasi nilai investasi yang cukup tajam, dan memiliki jangka waktu investasi lebih dari 5 tahun.
Reksa Dana Indeks
adalah reksa dana yang dikelola untuk mendapatkan hasil investasi yang mirip dengan suatu indeks yang dijadikan acuan, baik itu indeks obligasi maupun indeks saham.
Reksa Dana Indeks mirip seperti Reksa Dana Terbuka, yaitu dapat dibeli dan dijual sewaktu-waktu setiap hari bursa. Pada Reksa Dana Indeks, minimum 80% asetnya harus diinvestasikan sesuai dengan aset-aset pada indeks acuannya, yang disebut dengan pengelolaan pasif.
Reksa Dana Indeksditujukan bagi Anda yang menginginkan transparansi atas investasinya dan percaya bahwa pengelolaan secara pasif akan memberikan hasil investasi yang lebih maksimal.
Reksa Dana Terproteksi (RDT). adalah reksa dana yang akan memproteksi 100% pokok investasi nasabah pada saat jatuh tempo. Reksa dana ini memiliki jangka waktu investasi yang telah ditentukan sebelumnya oleh manajer investasi, namun dapat dicairkan sebelum jatuh tempo tanpa jaminan adanya proteksi akan pokok investasi.
Berbeda dengan Reksa Dana Terbuka dan Reksa Dana Indeks, Reksa Dana Terproteksi memiliki masa penawaran sehingga Anda hanya dapat membeli Reksa Dana ini pada saat tertentu saja.
RDT ditujukan bagi Anda yang bersifat konservatif yang menginginkan imbal hasil yang lebih terukur dalam jangka waktu investasi tertentu.
Empat langkah menuju masa depan
Masa depan adalah waktu yang sangat rahasia bagi manusia untuk ditebak secara menyeluruh karena masa depan adalah harapan-harapan terbaik kita yang tertunda di masa sekarang.
Berbicara masa depan erat kaitannya dengan cita-cita atau harapan kita yang tergambar secara indah dan penuh semangat, masa depan pula lah yang membuat seseorang berani berjuang bahkan sampai mengorbankan hidupnya demi mewujudkan masa depan yang lebih cerah dan penuh kebahagiaan.
Berikut ini ada empat langkah yang akan membuatmu menentukan masa depan yang terbaik.
1. Membuat pondasi masa depan dengan berbagi kebahagiaan. Sebelum kamu jauh membayangkan masa depanmu terlebih itu kamu harus membuat fondasi sekuat mungkin, karena ibarat bangunan masa depanmu akan kokoh apabila fondasi yang kamu bangun saat ini tercipta dengan baik dan kuat.
Salah satu fondasi terbaik masa depanmu adalah banyak berbagi kebahagian terhadap sesama sahabat maupun kepada orang-orang yang membutuhkan, karena kebahagiaan orang lain karena kita akan memberikan dampak positif pada setiap langkah yang akan kita tempuh selanjutnya.
2. Sesuaikan masa depanmu
dengan apa yang kamu bisa lakukan sekarang .
Bukan berarti kamu tidak berhak melampaui apa yang kamu bisa, tetapi menjadi dirimu saat ini akan mempermudah meriah masa depanmu yang lebih baik, karena passion akan memberimu dorongan semangat yang tidak henti-hentinya, jika saat ini kamu senang untuk melakukan perjalanan ke berbagai tempat yang indah maka itulah passion yang kamu harus tetap jaga sampai pada saatnya kamu akan mendapat kebahagiaan yang lebih di masa depanmu, be yourself lebih baik dari pada be other self.
3. Tetap jaga harapan masa depanmu walau cobaan banyak menghadapimu .
Menjaga lebih sulit dari pada memulai, hal yang terpenting untuk menjaga harapan masa depanmu adalah tetap menjaganya dalam jangkauan dan tujuanmu, meskipun terkadang kamu merasa lelah bahkan putus asa manakala menyadari bahwa tidak sedikitpun masa depanmu terlihat cerah dan cenderung suram, disaat itulah kamu harus semakin erat menjaga cita-cita masa depanmu yang selama ini tertanam dalam harapanmu, semakin dekat kamu meraih harapanmu semakin banyak cobaan yang datang.
4. Keyakinanmu terhadap Tuhan patut selalu kamu tanam dalam-dalam
Tidak ada yang lebih tahu akan masa depanmu kecuali Tuhan yang selama ini kamu ibadah kepadanya, karenanya keimananmu harus semakin kuat tertanam dalam sanubari dan setiap langkah dalam hidupmu, janji tuhan pada umatnya bahwa Tuhan tidak akan merubah seorang hambanya jikalau dia tidak ingin merubah hidupnya .
Inilah yang harus selalu kamu tanam dalam-dalam untuk menjaga harapan masa depanmu yang lebih baik, Tuhanmu adalah apa yang kamu sangkakan, percayalah pada Tuhan sembari kamu berusaha semaksimal mungkin.
Investasi
Passive income adalah pendapatan yang paling mengasyikkan karena tanpa kerja, uang mengalir ke kantong Anda.
Namun passive income yang paling bagus adalah, passive income yang mampu membiayai gaya hidup Anda, ini sudah pasti Anda tidak pusing dengan masalah keuangan sehari-hari.
Berikut akan saya jelaskan cara mendapatkan passive income dalam dunia bisnis, yaitu:
1. Investasi
Saat ini orang sedang berbondong menginvestasikan uangnya ke properti, emas, dan bisnis.
Yes, memang benar investasi pilihan paling tepat dalam mencapai passive income Anda.
Namun yang salah jika Anda investasi ke properti, emas, saham, bisnis tanpa adanya pengetahuan dasar. Hanya bermodalkan “ikut-ikutan” teman, saudara, rekan kerja. Lebih baik Anda investasikan uang Anda untuk pengetahuan sehingga Anda sudah siap perang di investasi karena adanya pengetahuan yang Anda kuasai.
2. Menulis buku
Ketika Anda menguasai satu hal, buatlah sebuah buku apa yang dapatkan yaitu Royalti, atau dari ide yang Anda patenkan dan digunakan oleh orang lain.
3. Money Make Money
Yang dimaksudkan di sini adalah jika Anda mempunyai bisnis yang besar, tidak ada salahnya jika hasil dari bisnis Anda yang besar Anda pakai untuk bisnis Anda yang kecil.
Jika bisnis Anda yang kecil mendapatkan tambahan dana, secara otomatis bisnis Anda yang kecil akan menjadi besar dan menghasilkan lebih besar juga tentunya.
Mau uang mengalir tampa kerja ?
INVESTASI
INVESTASI
INVESTASI
Senin, 16/02/2015 07:19 WIB
Berinvestasi di Saham, Obligasi,Reksa Dana, Properti dan Tanah Serta Emas .
Saham memiliki risiko, antara lain:
Capital Loss
yaitu kondisi dimana investor menjual saham lebih rendah dari harga beli. Risiko Likuidasi dimana perusahaan yang sahamnya dimiliki, dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan, atau perusahaan tersebut dibubarkan. Dalam hal ini hak klaim dari pemegang saham mendapat prioritas terakhir setelah seluruh kewajiban perusahaan dapat dilunasi (dari hasil penjualan kekayaan perusahaan). Jika masih terdapat sisa dari hasil penjualan kekayaan perusahaan tersebut, maka sisa tersebut dibagi secara proporsional kepada seluruh pemegang saham. Namun jika tidak terdapat sisa kekayaan perusahaan, maka pemegang saham tidak akan memperoleh hasil dari likuidasi tersebut.
Obligasi
Obligasi merupakan surat utang jangka menengah-panjang yang dapat dipindahtangankan yang berisi janji dari pihak yang menerbitkan untuk membayar imbalan berupa bunga pada periode tertentu dan melunasi pokok utang pada waktu yang telah ditentukan kepada pihak pembeli obligasi tersebut. Terdapat obligasi korporasi dan juga obligasi pemerintah. Saat ini juga terdapat Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan Sukuk RItel Indonesia (SUKRI) yaitu surat utang yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia kepada seluruh warga negara Indonesia.
Reksa Dana
Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. Keuntungan reksa dana diperoleh dari selisih nilai NAB, yang pada saat beli lebih rendah dibandingkan NAB pada saat unit reksa dana di-redeem (tebus) atau jual.
Risiko kepemilikan reksa dana adalah:
Risko Berkurangnya Nilai Unit Penyertaan.
Risiko ini dipengaruhi oleh turunnya harga dari Efek (saham, obligasi, dan surat berharga lainnya) yang masuk dalam portfolio Reksa Dana tersebut.
Risiko Likuiditas
Risiko ini menyangkut kesulitan yang dihadapi oleh Manajer Investasi jika sebagian besar pemegang unit melakukan penjualan kembali (redemption) atas unit-unit yang dipegangnya. Manajer Investasi kesulitan dalam menyediakan uang tunai atas redemption tersebut.
Risiko Wanprestasi
Risiko ini merupakan risiko terburuk, dimana risiko ini dapat timbul ketika perusahaan asuransi yang mengasuransikan kekayaan Reksa Dana tidak segera membayar ganti rugi atau membayar lebih rendah dari nilai pertanggungan saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti wanprestasi dari pihak-pihak yang terkait dengan Reksa Dana, pialang, bank kustodian, agen pembayaran, atau bencana alam, yang dapat menyebabkan penurunan NAB (Nilai Aktiva Bersih) Reksa Dana.
Properti dan Tanah
Memiliki tanah dan properti (rumah, apartemen, dsb). Keuntungannya adalah harga cenderung naik setiap tahun terutama apabila tanah dan properti Anda terletak di lokasi strategis.
Emas
Memiliki emas berupa emas koin atau batangan. Keuntungan yang diperoleh adalah ketika Anda membeli emas saat harga nya murah kemudian menjualnya saat harga tinggi. Komoditas emas berkaitan dengan pergerakan harga komoditas emas internasional sehingga ada risiko bahwa harga emas berada di bawah harga pembelian. Detik Finance
Selasa, 24 Februari 2015
Asuransi kesehatan
PRUearly stage crisis cover plus.
Memberikan perlindungan finansial atas119 penyakit kritis dan kondisi kritis untuk memastikan Anda terlindungi secara menyeluruh.
Anda dapat melakukan klaim di stadium awal (early stage) tanpa harus menunggu penyakit kritis tersebut berkembang ke dalam stadium lebih lanjut (advanced stage).
Dengan PRUearly stage crisis cover plus,
Anda akan mendapat bantuan biaya pengobatan kondisi kritis, secepatnya setelah Anda menerima diagnosa.
Manfaat Dasar:
- Stadium Awal (38 kondisi kritis):
50%dari Uang Pertanggungan akan dibayarkan jika Anda mengalami salah satu dari 38 kondisi kritis yang termasuk dalam kategori ini.
- Stadium Menengah (26 kondisi kritis) .
100% Uang Pertanggungan atau sisa Uang Pertanggungan (jika manfaat pada Stadium Awal sudah dibayarkan sebelumnya) akan dibayarkan jika Anda mengalami salah satu dari 26 kondisi kritis yang termasuk dalam kategori ini.
- Tahap Lanjut (48 kondisi kritis).
100% Uang Pertanggungan atau sisa Uang Pertanggungan (jika manfaat pada Stadium Awal sudah dibayarkan sebelumnya) akan dibayarkan jika Anda mengalami salah satu dari 48 kondisi kritis yang termasuk dalam kategori ini.
Manfaat Tambahan kondisi kritis:
-Angioplasti
10% dari Uang Pertanggungan atau maksimum Rp 75 juta /US$ 9,375 per jiwa akan dibayarkan jika Anda sudah menjalani Angioplasti.
-Komplikasi Akibat Diabetes
20% dari Uang Pertanggungan atau maksimum Rp 200 juta/US$ 25,000 per jiwa jika Anda mengalami kondisi kritis berupa komplikasi akibat diabetes yang mencakup: diabetic
retinopathy,
diabetic nephropathy
dan amputasi.
- Kondisi Kritis Catastrophic :
20% dari Uang Pertanggungan akan dibayarkan jika Anda mengalami salah satu dari 5 kondisi kritis Catastrophic, antara lain kanker dengan metastasis, serangan jantung ekstensif, stroke parah, transplantasi jantung maupun paru-paru, dan kelumpuhan anggota gerak tubuh (Quadriplegia) total sebagai akibat dari cedera tulang punggung.
Prudential life Assurance terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.